Untuk menemukan korban, keluarga bahkan meminta bantuan pawang, anggota
Polsek Kualin dan petugas Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Resort Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS.
"Pawang lokal, personil
Polsek Kualin dan anggota KSDA Resort Bena sudah melakukan pencarian jenazah maupun potongan jenazah dari korban di sepanjang pesisir rawa namun belum ditemukan," ujar Kapolsek Kualin, Ipda Boby Dadik.
Tim juga tidak berani mencari di lokasi karena rawa sangat luas dan merupakan habitat buaya. "Kami tidak berani (turun ke lokasi) karena rawanya luas sekali dan populasi (buaya) sekitar 100 lebih ekor," tambah mantan Kapolsek Amanuban Tengah, Polres TTS ini.
Danau lokasi korban diterkam memiliki panjang 10 kilometer dan lebar kurang lebih 80-100 meter. Populasi buaya di lokasi rawa diperkirakan antara 50-100 ekor sehingga memberikan rasa was-was bagi warga yang melakukan pencarian.
Selain itu, peralatan perangkap yang dimiliki oleh KSDA Resort Bena berjumlah empat perangkap sehingga KSDA Resort Bena memutuskan untuk tidak melakukan pemasangan perangkap karena lokasi rawa yang luas sehingga menyulitkan dalam mencari lokasi titik buaya dan titik pemasangan perangkap.
Polsek Kualin juga berkoordinasi dengan BBKSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam) untuk melakukan pencarian korban maupun serpihan jasad korban. "Kita berkoordinasi dengan pawang buaya lokal yang ada di kecamatan Kot`olin," ujarnya.
KSDA Resort Bena, Kecamatan Amanuban Selatan juga diminta untuk melakukan pemasangan plang atau spanduk himbauan.
Polsek Kualin melakukan himbauan agar warga tidak melakukan aktivitas pemancingan maupun penggembalaan hewan ternak di sekitar rawa yang terletak di desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten TTS.
Lefinus Laisnesi (12), remaja yang tinggal di RT 002/RW 003, Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) hilang diterkam buaya. Korban diterkam buaya pada Sabtu (15/3/2025) saat memancing ikan di danau Nima`bau, Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten TTS.
Sabtu siang, korban dan dua rekannya Yanri Biaf (15) dan Nofri Biaf (10) berangkat ke Danau Nima`bau untuk memancing ikan. Sekitar pukul 15.30 Wita, Yanri dam Nofri bersama korban tiba di danau Nima`bau dan langsung memancing.