
Kapal Motor Cantika Lestari sementara sandar di Pelabuhan Tenau-Kupang setelah otoritas pelabuhan menghentikan sementara pelayaran akibat sejumlah kru kapal dan penumpang yang terpapar Covid-19.
katantt.com--Angka positif Covid-19 di Kota Kupang, NTT mengalami lonjakan dan kenaikan setiap hari. Berbagai kelompok masyarakat pun rentan terhadap penularan Covid-19 ini.
Lonjakan kasus positif Covid-19 di NTT semakin melonjak ini terjadi di Pelabuhan Tenau, Kota Kupang.
Kasus positif Covid-19 dialami penumpang maupun kru kapal penumpang.
Hal ini menjadikan operasional 4 kapal yang selama ini beroperasi dan sandar di Pelabuhan Tenau Kota Kupang dihentikan sementara hingga kru kapal sehat dan negatif Covid-19.
4 kapal yang saat ini berhenti sementara dalam kegiatan operasionalnya masing-masing KM Cantika, KM Kintamani, KM Kelimutu dan KM Sabuk Nusantara.
General Manager PT Pelindo III kantor pelabuhan Tenau Kupang, Agus S. Nazar yang dikonfirmasi Rabu (14/7/2021) membenarkan hal tersebut.
"Untuk sementara keempat kapal ini masih sandar di pelabuhan Tenau Kupang dan para kru menjalani isolasi mandiri diatas kapal dan ada yang dirawat di RSP Undana Kupang," tandasnya.
Operasional 4 kapal penumpang ini pun dihentikan sementara hingga para kru kapal bebas dari Covid-19.
"Begitu kru nya sehat dan negatif Covid-19 maka kapal diizinkan kembali beroperasi. Namun jika kru masih positif Covid-19 maka kru nya tinggal menjalani isolasi mandiri atau dirawat di rumah sakit dan kapalnya kita ijinkan beroperasi dengan kru yang sehat," tambahnya.
Diketahui ada dua kru kapal Cantika yang berlayar dari Kabupaten Sabu Raijua positif Covid-19. Ada dua kru kapal Sabuk Nusantara yang berlayar dari Pulau Kisar juga positif, 3 kru kapal Kintamani pelayaran Surabaya Jawa Timur serta 2 kru kapal Kelimutu pelayaran Surabaya juga positif Covid-19.
Dari sembilan kru kapal yang positif Covid-19 ini, 5 orang menjalani isolasi mandiri di atas kapal dan selebihnya dirawat di rumah sakit.
KM Kelimutu tiba di Kupang pada Senin (12/7/2021) pagi. Para kru kapal yang positif Covid-19 pun langsung dievakuasi dan diisolasi.
"(Kru kapal) kategori ringan menjalani isolasi mandiri di atas kapal dan tidak diizinkan turun ke darat serta tidak boleh berangkat, sementara yang kategori berat dibawa ke RSP Undana Kupang," tandasnya.
Mereka yang positif Covid-19 dan perlu perawatan dijemput oleh Satgas Covid 19 sehingga tidak bersentuhan dengan masyarakat lain.
Koordinator lapangan PT Pelindo III kantor pelabuhan Tenau Kupang, Benyamin Rooro secara terpisah menyampaikan hingga sampai saat ini hampir per hari terjadinya kasus positif bagi penumpang yang ada di pelabuhan Tenau.
"Hampir setiap hari terjadi kasus positif di pelabuhan Tenau dari penumpang," kata dia.
Untuk mengantisipasi itu semua, petugas PT Pelindo III Kupang melakukan pemeriksaan rapid tes di luar lokasi penumpang.
"Di sini kami siapkan dua tempat untuk melakukan rapid tes, yakni di Mitrayani dan Klinik TAC," tambahnya.
terkait kejadian penumpang yang terpapar Covid-19, maka langsung beberapa kapal yang mengangkut penumpang-penumpang tersebut diisolasikan di pelabuhan.
Proses karantina atau Isoman ini langsung dilakukan di pelabuhan, dengan melarang kru kapal untuk beraktivitas diluar kapal. Tapi hal ini tetap berada dibawah pengawasan bagian Kesehatan Pelabuhan (KKP).
Dia menyampaikan, bukan penumpang saja yang terpapar Covid-19, melainkan kru kapal pun ada yang terpapar.
Selain itu, kata dia bagi penumpang yang saat itu terpapar Covid 19 langsung ditangani oleh pihak kesehatan pelabuhan.
Hingga Rabu (14/7/2021), selain kapal-kapal tersebut yang sandar di Pelabuhan Tenau Kupang dan berhenti beroperasi, di pelabuhan juga masih terlihat sepi setelah dikeluarkannya surat edaran pembatasan oleh Pemprov NTT melalui Dinas Perhubungan.
Beberapa kapal sudah tertahan selama 7 hari dan baru akan diizinkan kembali berlayar setelah kru bebas Covid-19.
TAGS : Kota kupang Covid-19 Pelayaran Stop