• Nusa Tenggara Timur

Donasi Air Minum Disalurkan untuk 155 Keluarga Terdampak Bencana di Kampung Lengor

Wilibrodus Jatam | Jum'at, 21/08/2026 18:14 WIB
Donasi Air Minum Disalurkan untuk 155 Keluarga Terdampak Bencana di Kampung Lengor Warga Kampung Lengor menerima bantuan air minum untuk 155 keluarga terdampak bencana.

KATANTT.COM---Gerakan solidaritas dan kemanusiaan yang dilakukan anak muda Desa Lengor, melalui penggalangan donasi untuk warga terdampak bencana gempa di Kampung Lengor, Desa Pinggang, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, akhirnya diwujudkan dalam bentuk bantuan air minum bagi masyarakat.

Sebanyak 155 keluarga di Kampung Lengor menerima bantuan air minum yang disalurkan berdasarkan kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana.

Mewakili anak muda Desa Lengor, Incen Lehot menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada seluruh donatur sekaligus masyarakat yang telah memberikan kepercayaan.

"Donasi ini kami pertanggungjawabkan secara terbuka. Bantuan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan," kata Incen Lehot dalam pertanggungjawaban donasi, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, salah satu persoalan paling mendesak yang ditemukan di lapangan adalah ketersediaan air minum yang layak dikonsumsi.

Kondisi pascabencana menyebabkan sumber air yang selama ini digunakan masyarakat Kampung Lengor berada dalam kondisi kurang baik sehingga tidak layak digunakan sebagai air minum.

Situasi tersebut menjadi persoalan serius karena air minum merupakan kebutuhan dasar setiap keluarga.

Berdasarkan kondisi tersebut, dana donasi yang terkumpul digunakan untuk menyediakan air minum bagi warga Kampung Lengor.

Bantuan tersebut telah disalurkan dan tercatat sebanyak 155 keluarga mendapatkan bantuan air minum.

Penyaluran ini menjadi bentuk nyata kepedulian bersama terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat dampak bencana.

"Kami berharap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya air minum yang lebih layak dan aman untuk dikonsumsi," ujar Incen.

Ia menegaskan, gerakan penggalangan dan penyaluran bantuan tersebut tidak dilakukan atas dasar kepentingan pribadi, politik maupun kelompok tertentu.

Gerakan itu lahir dari rasa solidaritas, kepedulian dan kemanusiaan terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana.

Ketika melihat masyarakat membutuhkan bantuan, anak-anak muda Desa Lengor merasa terpanggil untuk melakukan sesuatu sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

"Kami mungkin tidak mampu menyelesaikan semua persoalan, tetapi kepedulian sekecil apa pun akan berarti jika dilakukan bersama," tegasnya.

Incen menegaskan, penggunaan dana donasi disampaikan secara terbuka sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan para donatur.

Bagi mereka, donasi bukan sekadar uang yang terkumpul, melainkan amanah dan kepercayaan dari orang-orang yang ingin membantu masyarakat terdampak bencana.

Karena itu, pihaknya berupaya memastikan bantuan yang terkumpul benar-benar diwujudkan menjadi bantuan yang dibutuhkan masyarakat di lapangan.

Dengan telah disalurkannya bantuan air minum kepada 155 keluarga, pertanggungjawaban atas pelaksanaan donasi tersebut disampaikan kepada seluruh donatur dan masyarakat.

"Kami memastikan bantuan yang terkumpul diwujudkan menjadi bantuan yang benar-benar dibutuhkan warga," katanya.

Atas terlaksananya penyaluran bantuan tersebut, anak muda Desa Lengor menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan semua pihak yang telah memberikan kepercayaan, dukungan, doa serta membantu menyebarluaskan informasi penggalangan bantuan.

Mereka menilai dukungan tersebut telah menjadi bagian dari gerakan kecil yang memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

"Terima kasih atas kepercayaan dan kepedulian seluruh donatur," ungkap Incen.

Ia berharap setiap kebaikan yang diberikan menjadi berkat bagi mereka yang memberi dan manfaat bagi masyarakat yang menerima.

"Kami mungkin tidak dapat membantu semua orang, tetapi melalui solidaritas dan kemanusiaan, kita dapat membantu seseorang yang sedang membutuhkan," pungkasnya.

FOLLOW US