• Nusa Tenggara Timur

Mentan Amran Titip Rp1 Miliar, Khusus untuk Yatim Piatu Korban Gempa Manggarai

Wilibrodus Jatam | Rabu, 19/08/2026 21:27 WIB
Mentan Amran Titip Rp1 Miliar, Khusus untuk Yatim Piatu Korban Gempa Manggarai Mentan Amran berdialog dengan anak yatim piatu korban gempa Manggarai.

KATANTT.COM---Menteri Pertanian Indonesia (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan kepedulian khusus terhadap anak-anak yatim piatu yang kehilangan orang tua akibat gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat meninjau langsung masyarakat pengungsi korban gempa di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Rabu (19/8/2026), Amran secara pribadi menitipkan bantuan uang tunai sebesar Rp1 miliar yang diperuntukkan khusus bagi anak-anak yatim piatu korban gempa.

Bantuan tersebut diterima langsung secara cash oleh Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu untuk selanjutnya disalurkan kepada anak-anak yatim piatu yang kehilangan orang tua akibat bencana.

Amran meminta agar bantuan tersebut benar-benar difokuskan kepada anak-anak yang kehilangan orang tua dan mengalami kesulitan setelah bencana.

"Saya titip pribadi Rp1 miliar. Ini khusus untuk yatim piatu yang orang tuanya meninggal akibat gempa," tegas Amran.

Ia menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sesama anak bangsa terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

"Saya titip ini sebagai anak bangsa, peduli kepada sesama anak bangsa yang kena musibah," ujarnya.

Amran menyerahkan mekanisme pembagian bantuan kepada pihak yang ditunjuk pemerintah daerah dan aparat terkait agar bantuan tersebut tepat sasaran.

"Nanti semua yatim piatu yang keluarganya ditinggal, dibagi. Ini bentuk pemerintahan kita," katanya.

200 Ton Beras untuk 12 Kecamatan

Selain memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yatim piatu, Mentan Amran memastikan kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai tetap terjamin.

Dalam kunjungan tersebut, Amran mengabulkan permintaan 200 ton beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat korban gempa yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai.

Permintaan itu langsung ditindaklanjuti dengan penandatanganan surat laporan kebutuhan beras masyarakat terdampak gempa.

Penandatanganan tersebut disaksikan pihak Bulog, Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu, Kapolres Manggarai, serta masyarakat pengungsi di Kecamatan Reok.

Amran menegaskan, pemerintah bersama berbagai lembaga terkait akan terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat korban gempa terpenuhi, terutama pangan.

"Beras untuk masyarakat terdampak gempa harus aman dan terjamin," tegasnya.

Menurut Amran, penanganan korban bencana tidak hanya menyangkut kebutuhan pangan, tetapi juga perhatian terhadap kelompok masyarakat yang paling rentan, termasuk anak-anak yang kehilangan orang tua.

Ia menyebut dukungan tersebut merupakan bentuk gotong royong berbagai unsur pemerintah dan lembaga negara dalam membantu masyarakat Manggarai yang sedang tertimpa musibah.

"Kementerian Pertanian, Kementerian Pertahanan, Badan Pangan Nasional dan Bulog, semuanya bergerak membantu," ujarnya.

FOLLOW US