Imanuel Lodja | Selasa, 18/08/2026 13:58 WIB
KATANTT.COM--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT dan Basarnas terus mendata korban gempa Flores magnitudo 7,7.
Berdasarkan hasil pendataan sementara unsur SAR hingga Senin (17/8/2026) petang pukul 16.40 wita, diperoleh data korban meninggal dunia sebanyak 68 orang tersebar pada tujuh kabupaten di
Pulau Flores.
Selain 68 korban meninggal dunia, tercatat ada 123 korban mengalami luka berat dan ringan. Saat ini para korban luka sedang menjalani perawatan medis di berbagai fasilitas kesehatan dan Posko.
Jumlah korban meninggal terbanyak ada di Kabupaten Manggarai khususnta di wilayah Reo dan Reok. Tercatat di Kabupaten Manggarai ada 26 orang korban meninggal dunia, delapan orang mengalami luka berat dan 14 orang luka ringan.
Jumlah korban terbanyak kedua di Kabupaten Manggarai Timur. 24 orang meninggal dunia, 25 orang luka berat dan 59 orang mengalami luka ringan.
Di Kabupaten
Nagekeo terdata ada delapan orang dilaporkan meninggal dunia dan empat orang mengalami luka ringan. Selanjutnya Kabupaten Sikka dengan empat orang korban meninggal dunia serta dua orang luka-luka.
Kabupaten Manggarai Barat terdata dua orang meninggal dunia, dua orang luka berat dan empat orang lainnya mengalami luka ringan. Sementara di Kabupaten Ngada dilaporkan ada dua korban meninggal dunia.
Sedangkan di Kabupaten Ende ada dua orang meninggal dunia, tiga orang mengalami luka berat dan 11 orang mengalami luka ringan. Secara keseluruhan ada 200 korban dalam gempa yang terjadi akhir pekan lalu terdiri dari 68 orang meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka berat dan ringan.