• Nusa Tenggara Timur

Korban Sementara Gempa di Flores Tercatat 48 Tewas & 64 Orang Terluka

Imanuel Lodja | Minggu, 16/08/2026 12:24 WIB
Korban Sementara Gempa di Flores Tercatat 48 Tewas & 64 Orang Terluka Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran dan pencarian korban gempa bumi

  •  
     
    KATANTT.COM--Hasil pendataan dan verifikasi sementara hingga Minggu (16/8/2026) pagi pukul 08.30 WITA, tercatat 112 orang terdampak gempa, terdiri atas 48 orang meninggal dunia dan 64 orang mengalami luka berat maupun luka ringan.
     
    Jumlah tersebut masih bersifat sementara dan dinamis. Jumlah korban ini tersebar di enam kabupaten di Flores. Para korban tersebar di Kabipaten Manggarai Timur, Sikka, Manggarai Barat, Manggarai, Nagekeo dan Kabupaten Ngada
     
    Proses pendataan serta verifikasi terus dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur potensi SAR di wilayah terdampak.
     
    Memasuki hari kedua pelaksanaan operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) pasca gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Tim SAR Gabungan memperluas pencarian dan pertolongan terhadap masyarakat yang terdampak.
     
    Sejak pukul 06.00 wita, personel bersama Alat Utama (Alut) SAR dikerahkan ke sejumlah titik yang menjadi prioritas operasi. Pencarian hari kedua sejak Minggu pagi difokuskan di dua wilayah utama, yakni Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, dan kawasan Reo, Kabupaten Manggarai.
     
    Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengatakan bahwa akses menuju sejumlah wilayah terdampak yang sebelumnya sempat terhambat akibat longsor mulai dapat dilalui oleh petugas.
     
    Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat yang bertugas melakukan pencarian di wilayah Manggarai Timur, per pukul 06.00 WITA, telah berhasil mengakses jalur darat di wilayah Reo yang sebelumnya terdampak longsor. 
     
    "Dengan terbukanya akses tersebut, pencarian dapat kembali diperluas untuk menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan pertolongan,” ujar Fathur Rahman pada Minggu siang.
     
    Ia menambahkan, Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran dan pendataan di lapangan, sekaligus memperkuat koordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan seluruh wilayah terdampak dapat terjangkau.
     
    Tim SAR Gabungan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.  Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperoleh informasi dari sumber resmi dan berwenang.
     
 

FOLLOW US