Natas Labar Motang Rua Ruteng (Dok. RRI)
KATANTT.COM---Pemerintah Kabupaten Manggarai akan menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) perdana di kawasan Natas Labar Motang Rua, Ruteng, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 11.00 WITA tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat. CFD dihadirkan sebagai ruang bersama untuk berolahraga, berekreasi, bersosialisasi, sekaligus menikmati suasana kota yang lebih sehat, bersih, dan ramah lingkungan.
Pelaksanaan CFD diumumkan melalui Pengumuman Nomor: 900.1.3.5/Dishub/119/VII/2026 sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam mendorong pola hidup sehat, mengurangi emisi kendaraan bermotor, meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan, sekaligus menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.
Selama pelaksanaan CFD, ruas jalan di kawasan Natas Labar Motang Rua akan ditutup sementara untuk seluruh kendaraan bermotor.
Kawasan tersebut akan dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas masyarakat untuk jalan santai, jogging, bersepeda, senam, rekreasi keluarga, kegiatan komunitas, hingga aktivitas ekonomi melalui pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pemerintah Kabupaten Manggarai berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk mulai membiasakan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat interaksi sosial di ruang publik.
Dishub: CFD Bukan Sekadar Menutup Jalan
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai, Sahadoen Silvester Zaldy, menyatakan CFD merupakan langkah awal membangun budaya hidup sehat sekaligus menghadirkan ruang publik yang berkualitas bagi masyarakat.
"Car Free Day bukan sekadar menutup jalan dari kendaraan bermotor, tetapi menghadirkan ruang bersama bagi masyarakat untuk berolahraga, berinteraksi, menikmati lingkungan yang lebih bersih, sekaligus menggerakkan perekonomian lokal melalui partisipasi pelaku UMKM," ujar Zaldy.
Ia mengajak seluruh masyarakat Manggarai datang bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas untuk meramaikan dan menyukseskan pelaksanaan CFD perdana tersebut.
Menurutnya, keberhasilan CFD sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk membangun kebiasaan hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta menggunakan ruang publik secara positif. Semangat gotong royong dan kebersamaan inilah yang ingin terus kita bangun melalui Car Free Day," tambahnya.
Zaldy mengatakan, apabila pelaksanaan perdana ini berjalan baik, Pemerintah Kabupaten Manggarai berkomitmen menjadikan CFD sebagai agenda rutin yang semakin berkualitas dari waktu ke waktu.
UMKM Didorong Manfaatkan Momentum CFD
Selain menjadi ruang aktivitas masyarakat, CFD juga diharapkan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Pemerintah Kabupaten Manggarai membuka kesempatan bagi UMKM lokal untuk mempromosikan sekaligus memasarkan produk-produk unggulannya kepada masyarakat yang hadir.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Manggarai, Frederikus I. Jenarut, mengatakan CFD merupakan peluang strategis untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk-produk lokal Manggarai.
"Car Free Day tidak hanya menghadirkan ruang publik yang sehat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum yang sangat baik bagi UMKM untuk mempromosikan dan memasarkan produknya. Kami mengajak seluruh pelaku UMKM di Manggarai untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan menghadirkan produk terbaik yang berkualitas, higienis, dan memiliki daya saing," ujarnya.
Menurut Frederikus, Pemerintah Kabupaten Manggarai terus berkomitmen memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.
“Semakin banyak masyarakat yang hadir dalam Car Free Day, semakin besar pula peluang bagi UMKM untuk meningkatkan omzet sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi yang saling menguntungkan antara masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah.
“Mari jadikan Car Free Day sebagai etalase produk lokal Manggarai sehingga masyarakat tidak hanya berolahraga, tetapi juga turut mendukung dan mencintai produk-produk UMKM daerah,” katanya.
Masyarakat Diimbau Tertib
Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, masyarakat diimbau menyesuaikan rute perjalanan selama CFD berlangsung serta mematuhi pengaturan lalu lintas dan arahan petugas di lapangan demi menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran kegiatan.
Pemerintah Kabupaten Manggarai juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dengan mengikuti berbagai aktivitas seperti olahraga bersama, berjalan kaki, bersepeda, maupun kegiatan sosial dan edukatif lainnya, sembari menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan kawasan.
Khusus bagi pelaku UMKM yang menggunakan kendaraan bermotor, kendaraan wajib diparkir di lokasi yang telah ditentukan oleh petugas sebelum pukul 07.00 WITA.
Kendaraan baru diperbolehkan keluar dari kawasan CFD setelah pukul 11.30 WITA guna menjamin keselamatan seluruh peserta dan kelancaran kegiatan.
Pemerintah Kabupaten Manggarai berharap CFD menjadi agenda rutin yang mampu mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat, mengurangi polusi udara, menghidupkan aktivitas ekonomi melalui UMKM, serta menjadikan kawasan Natas Labar–Motang Rua sebagai ruang publik yang bersih, aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh warga.
CFD perdana Manggarai akan berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mulai pukul 07.30 hingga 11.00 WITA di kawasan Natas Labar–Motang Rua, Ruteng.
Pemerintah Kabupaten Manggarai mengajak seluruh masyarakat menjadikan CFD sebagai gerakan bersama untuk membangun masyarakat yang lebih sehat, memperkuat kebersamaan, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, serta mewujudkan Manggarai yang bersih, hijau, sehat, dan berdaya saing.