• Nusa Tenggara Timur

Dihantam Gelombang, Perahu Ikan Warga Sabu Raijua Tenggelam di Pantai Po`po-Lobohede

Imanuel Lodja | Selasa, 28/07/2026 22:08 WIB
Dihantam Gelombang, Perahu Ikan Warga Sabu Raijua Tenggelam di Pantai Po`po-Lobohede ilustrasi

KATANTT.COM--Sebuah perahu ikan milik warga Lobohede, Kabupaten Sabu Raijua tenggelam di Pantai Po`po, Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua.
 
Tenggelamnya perahu milik Apniel Yulius (40), terjadi pada Senin, 27 Juli 2026. Perahu ikan tersebut bertuliskan `Winner` dengan panjang 11 meter dan lebar 180 centimeter memakai mesin dalam merk Yanmar 23 PK 
 
Apniel yang juga nelayan asal  Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua menambatkan perahu tersebut di pantai karena cuaca tidak menentu akibat angin dan tingginya gelombang laut.
 
Tenggelamnya perahu ikan ini pertama kali diketahui oleh Fidol Robo, seorang nelayan yang juga warga RT 09/RW 05, Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua.
 
Sekitar pukul 06.30 wita, Fidol Robo melihat perahu ikan "Winner" dalam posisi telah tenggelam di Pantai Po`po, Desa Lobohede. Fidol Robo kemudian menghubungi Apniel selaku pemilik perahu untuk melihat kondisi perahu tersebut. 
 
Satu jam kemudian, pemilik perahu datang dan melihat perahu sudah tenggelam dan air laut masih pasang/tinggi sehingga pemilik perahu berinisiatif menunggu air laut surut baru bersama-sama nelayan lain mengeluarkan air dan mendirikan perahu agar tidak tenggelam. 
 
Pada Senin siang setelah air laut mulai surut, pemilik perahu bersama beberapa rekannya menuju ke pantai untuk  mengeluarkan air dari perahu serta mengangkat mesin perahu untuk diperbaiki. 
 
Beberapa saat kemudian, air pada perahu ikan tersebut berhasil dikeluarkan. Selanjutnya pemilik perahu mengangkat mesin kapal yang sudah terendam air laut untuk diperbaiki. 
 
Pemilik perahu mengakui bahwa perahu tersebut diperkirakan tenggelam akibat gelombang besar pada malam hari serta tali jangkar yang melilit baling-baling perahu sehingga tali jangkar tegang dan perahu tidak mengapung yang mengakibatkan air masuk dan memenuhi perahu ikan tersebut.
 
Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Naatonis membenarkan kejadian ini. "Benar, kita bersyukur karena tidak ada korban dalam peristiwa ini. Pemilik mengalami kerugian material hingga puluhan juta rupiah atas tenggelamnya satu unit perahu beserta mesin," tandasnya.
 
Kondisi perahu juga masih baik. Hanya mesin perahu yang sudah terendam air laut sehingga perlu dibersihkan baru bisa dipergunakan kembali. 

FOLLOW US