Pembukaan Turnamen Voli Putri Bizfest III di STIE Karya Ruteng, Minggu (28/6/2026).
KATANTT.COM---Turnamen Voli Putri dalam rangka Business Festival (Bizfest) III STIE Karya Ruteng resmi dibuka melalui apel pembukaan di Lapangan Kampus STIE Karya Ruteng, Minggu (28/6/2026). Turnamen ini berlangsung hingga 2 Juli 2026.
Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Manggarai, Marsel Sudirman, yang membuka turnamen menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mengembangkan bakat di bidang olahraga dan kehidupan bermasyarakat.
"Kampus harus dinamis. Tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga memberi ruang bagi mahasiswa mengembangkan bakat, termasuk melalui olahraga yang mempersatukan perbedaan," ujar Marsel.
Ia menilai olahraga, khususnya bola voli, menjadi sarana mempererat persaudaraan dan membangun sportivitas. Menurutnya, perbedaan pandangan di luar lapangan dapat dipertemukan melalui kompetisi yang sehat.
Marsel juga mengapresiasi perkembangan kualitas perangkat pertandingan di Manggarai yang kini didukung wasit bersertifikat nasional sehingga mampu menjaga jalannya pertandingan secara profesional.
Sementara itu, Ketua STIE Karya Ruteng, Kirenius Conny Watang, mengatakan turnamen tidak hanya bertujuan menentukan juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, dan menanamkan nilai sportivitas.
"Turnamen ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi mempererat persaudaraan, membangun solidaritas, dan menjunjung tinggi sportivitas," katanya.
Ia mengajak seluruh atlet menampilkan kemampuan terbaik, bertanding dengan semangat pantang menyerah, serta menghormati keputusan wasit. Suporter juga diharapkan memberikan dukungan secara tertib, damai, dan sportif.
Sebanyak delapan tim ambil bagian dalam turnamen tersebut, yakni Pancer, Mayabita, Fortis, Wacanda, Do-she, Prodi Manajemen STIE Karya Ruteng, Prodi Akuntansi STIE Karya Ruteng, dan Unika Santu Paulus Ruteng.
Conny menjelaskan, penyelenggaraan Bizfest III merupakan bagian dari upaya kampus membangun soft skill mahasiswa.
Menurutnya, dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan lulusan dengan nilai akademik tinggi, tetapi juga kemampuan kepemimpinan, kerja sama, kreativitas, dan kondisi fisik yang sehat.
Selain turnamen voli putri, Bizfest III juga menghadirkan Festival Kewirausahaan, yang menjadi agenda tahunan STIE Karya Ruteng dan telah masuk dalam program pendukung RKPD Pengentasan Kemiskinan Kabupaten Manggarai 2025–2029.
"Kami ingin mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu menjadi entrepreneur yang menciptakan lapangan kerja," jelas Kirenius.
Sebagai bagian dari festival tersebut, sebanyak 50 pelaku UMKM akan mengikuti bazar untuk mempromosikan berbagai produk unggulan kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Conny juga mengajak masyarakat Manggarai memanfaatkan momentum tersebut dengan mengunjungi bazar dan membeli produk-produk lokal.
"Kami berharap masyarakat datang, meramaikan pameran, dan mendukung produk-produk UMKM Manggarai agar memiliki peluang pasar yang semakin luas," ujarnya.
Dia menambahkan, Bizfest III juga menjadi sarana memperkenalkan STIE Karya Ruteng sebagai kampus ekonomi yang berorientasi pada penciptaan wirausahawan muda, bukan hanya pencari kerja.
Dalam penyelenggaraannya, STIE Karya Ruteng menggandeng Pemerintah Kabupaten Manggarai, khususnya Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja, serta berbagai mitra lainnya.
Ke depan, Bizfest diharapkan berkembang menjadi festival tahunan yang semakin lengkap melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, BUMN, dan berbagai pemangku kepentingan.
Selain turnamen voli putri yang berlangsung 28 Juni–2 Juli 2026, Bizfest III juga akan dimeriahkan Bazar UMKM dan Produk Kreatif pada 2–4 Juli 2026 di Halaman Kampus STIE Karya Ruteng.
Beragam produk lokal, kuliner khas, kerajinan, dan hasil karya pelaku UMKM Manggarai akan dipamerkan sebagai bagian dari upaya mendorong kewirausahaan, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.