Petugas gabungan memasang tali pembatas di jalur masuk Objek Wisata Danau Sano Limbung, Manggarai Barat, saat penutupan sementara akibat fasilitas rusak.
KATANTT.COM---Akses utama menuju Objek Wisata Alam Danau Sano Limbung yang berada di Desa Golo Lujang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, resmi ditutup sementara sejak Kamis (28/5/2026) sore.
Penutupan tersebut, diambil setelah tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Boleng, Polsubsektor Boleng Polsek Komodo, dan Pos TNI Boleng melakukan monitoring fisik secara mendalam di area wisata pada pukul 16.00 wita.
Berdasarkan Inspeksi lapangan, tim gabungan menemukan fasilitas vital berupa tangga kayu yang menjadi akses tunggal bagi wisatawan dalam kondisi rusak parah.
Sebagian besar anak tangga dilaporkan telah lapuk dan berisiko runtuh jika terus dilalui pengunjung.
Dalam keterangannya pada Kamis malam, Kapolsek Komodo, AKP Eka Darma Yuda, menegaskan bahwa langkah diskresi ini diambil sebagai upaya preventif untuk memitigasi potensi kecelakaan wisata terulang kembali.
"Belajar dari evaluasi peristiwa di Cunca Wulang, tindakan preventif seperti ini wajib kita lakukan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tegasnya.
Ia menekankan bahwa keselamatan para pelancong merupakan prioritas mutlak yang tidak dapat ditawar. Karena itu, pihaknya memilih untuk tidak mengambil risiko sekecil apa pun.
Lebih lanjut, AKP Eka menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor ini merupakan bentuk komitmen nyata dari aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjamin aspek keselamatan (safety) pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat.
Menurutnya, keindahan daya tarik wisata mesti ditopang dengan jaminan keamanan bagi setiap pengunjung.
"Sano Limbung adalah aset wisata lokal yang indah, namun aspek keselamatan harus tetap menjadi panglima. Penutupan ini bersifat sementara sembari menunggu pihak pengelola melakukan perbaikan fasilitas secara menyeluruh agar layak dan aman digunakan kembali," tegas mantan Kasi Humas Polres Manggarai Barat tersebut.
Saat ini, petugas gabungan telah memasang tali pembatas di jalur masuk untuk mencegah wisatawan menerobos area berbahaya. Pengelola destinasi diharapkan dapat segera melakukan perbaikan fasilitas tangga agar Danau Sano Limbung dapat dibuka kembali dengan standar keamanan yang lebih tinggi.
"Penutupan sementara ini diharapkan menjadi momentum bagi pengelola dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus berbenah dan meningkatkan standar keselamatan destinasi wisata di wilayah Boleng," pungkas AKP Eka.