• Nusa Tenggara Timur

Tingkatkan Mutu Numerasi, Dinas PPO Manggarai Gelar Olimpiade Matematika GASING 2026

Wilibrodus Jatam | Rabu, 11/03/2026 13:40 WIB
Tingkatkan Mutu Numerasi, Dinas PPO Manggarai Gelar Olimpiade Matematika GASING 2026 Kepala Dinas PPO Kabupaten Manggarai bersama para peserta guru dan siswa dalam pembukaan Olimpiade Matematika GASING 2026 di Aula Efata, Rabu, (11/3/2026).

KATANTT.COM---Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) resmi membuka Olimpiade Matematika GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) tingkat Kabupaten untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Perhelatan yang berlangsung di Aula Efata, Ruteng, ini dijadwalkan berjalan selama dua hari, yakni 11 hingga 12 Maret 2026.

Kegiatan bertajuk “Menembus Batas Nusantara melalui Digitalisasi bersama Gasing Bakalkubagi & PeDe” tersebut diikuti oleh 72 peserta, yang terdiri atas 36 siswa dan 36 guru perwakilan dari 12 kecamatan di seluruh Kabupaten Manggarai.

Kepala Dinas PPO Kabupaten Manggarai, Wensislaus Sedan dalam sambutannya menjelaskan bahwa olimpiade ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan instrumen evaluasi untuk mengukur daya serap metode GASING di satuan pendidikan.

“Kami ingin memastikan sejauh mana metode inovatif ini telah diimplementasikan di kelas. Tujuannya agar kompetensi pedagogik guru meningkat, sehingga pembelajaran matematika menjadi lebih sederhana dan efektif bagi siswa,” ujar Wensislaus.

Data menunjukkan tren positif dalam kualitas pendidikan di Manggarai. Skor rapor pendidikan daerah tercatat mengalami peningkatan signifikan, dari 61,9 pada awal 2024 menjadi 70,53 pada 2025. Namun, pemerintah daerah menetapkan target ambisius untuk mencapai skor 80 sebagai indikator keberhasilan pembinaan guru.

Selain fokus pada numerasi, Wensislaus menekankan pentingnya Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang kini telah terintegrasi secara digital. Nilai TKA saat ini menjadi parameter kualitas akademik yang dapat diakses secara nasional dalam sistem penerimaan peserta didik baru.

“Sistem penilaian kini transparan dan terintegrasi. Jika siswa ingin melanjutkan sekolah ke luar daerah, seluruh capaian akademiknya akan langsung terbaca dalam sistem. Oleh karena itu, dukungan seluruh satuan pendidikan sangat krusial,” tegasnya.

Dinas PPO juga mewajibkan program Green School bagi sekolah binaan. Program ini diarahkan pada pengelolaan lingkungan produktif untuk mendukung ketahanan pangan nasional serta penyediaan program makan bergizi gratis bagi siswa.

Olimpiade kali ini menitikberatkan pada dua kategori utama guna menguji ketangkasan peserta:

  1. Pos Berhitung Cepat: Menguji kemampuan numerasi melalui pengerjaan 50 soal dalam waktu terbatas.
  2. Pos Cerdas Cermat: Mengasah fokus, ketahanan kognitif, serta akurasi peserta dalam menjawab persoalan matematika kompleks.

 

 

FOLLOW US