Bupati Manggarai bersama para pimpinan OPD dan pemangku kepentingan dalam Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 di Aula Ranaka.
KATANTT.COM---Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, memberikan instruksi tegas kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pembukaan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027. Bertempat di Aula Ranaka, Kamis (5/2/2026), Bupati Hery mewanti-wanti agar para pejabat tidak meninggalkan forum sebelum diskusi tuntas.
Langkah ini diambil guna memastikan setiap aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang disampaikan dalam forum benar-benar terkunci dalam dokumen perencanaan daerah, bukan sekadar menjadi formalitas belaka.
"Saya minta teman-teman OPD hari ini tidak ada yang meninggalkan tempat lebih cepat. Duduk di sini sampai selesai. Kita harus pastikan dokumen RKPD benar-benar memasukkan saran publik hari ini," tegas Bupati Herybertus.
Bupati juga menekankan bahwa kehadiran fisik pimpinan OPD sangat krusial. Ia menyentil kebiasaan lama di mana para pengambil kebijakan sering pulang lebih awal, yang mengakibatkan proses perencanaan kehilangan arah dan tidak sinkron dengan harapan warga.
Menurutnya, jika forum sebesar ini digelar namun tidak ada aspirasi masyarakat yang terakomodasi, maka kegiatan tersebut kehilangan maknanya. Ia ingin perencanaan pembangunan Manggarai menjadi lebih partisipatif, transparan, dan mencerminkan kebutuhan riil di lapangan.
Fokus 2027: Memoles Potensi Lokal Menjadi Sektor Unggulan
Dalam arahannya, Bupati menjelaskan bahwa RKPD 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025–2029. Tema besar yang diusung adalah Meningkatkan Daya Saing Daerah Berbasis Sektor Unggulan.
"Jika tahun 2026 kita fokus memetakan potensi lokal yang melimpah, maka di tahun 2027 kita harus mulai menyeleksi mana yang punya daya ungkit tinggi untuk dijadikan sektor unggulan daerah," jelasnya.
Visi besar ini bermuara pada cita-cita Manggarai yang Sejahtera, Bersih, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing, yang diselaraskan dengan target besar menuju Indonesia Emas 2045. Untuk mewujudkannya, Pemkab Manggarai menetapkan lima misi utama:
Di tempat yang sama, Sekretaris Bapperida Kabupaten Manggarai, Aleksius Arifin, melaporkan bahwa forum ini diikuti oleh sekitar 200 peserta. Mereka terdiri dari unsur perangkat daerah, perwakilan kecamatan dan desa, hingga organisasi masyarakat.
"Forum ini adalah ruang strategis. Kami ingin memastikan arah kebijakan yang dirumuskan benar-benar menjawab masalah di masyarakat," kata Aleksius.
Melalui konsultasi publik ini, diharapkan lahir dokumen perencanaan yang tidak hanya berkualitas secara administratif, tetapi juga menjadi jawaban nyata atas tantangan pembangunan di Kabupaten Manggarai ke depan.