• Nusa Tenggara Timur

Diam yang Menyembuhkan: Dinkes Manggarai Rayakan HKN ke-61 Lewat Silent Walking Penuh Makna

Wilibrodus Jatam | Rabu, 12/11/2025 18:17 WIB
Diam yang Menyembuhkan: Dinkes Manggarai Rayakan HKN ke-61 Lewat Silent Walking Penuh Makna Silent Walking dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai pada 12 November 2025.

KATANTT.COM---Ada yang berbeda dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Manggarai tahun ini. Alih-alih merayakan dengan pesta dan keramaian, Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai memilih cara yang sederhana namun sarat makna: Silent Walking, sebuah perjalanan hening yang mengajak peserta merenungkan kembali arti sehat secara utuh, lahir dan batin.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (12/11/2025) itu dimulai dan diakhiri di kawasan Natas Labar, Ruteng. Ratusan peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, pelajar, dan masyarakat umum berjalan bersama dalam diam. Tanpa musik, tanpa percakapan, tanpa gawai, hanya suara langkah kaki yang berpadu dengan napas dan keheningan pagi di bumi Congka Sae.

Menurut Ketua Panitia HKN 2025, Kunigunda Albert Da, S.KM., M.Epid., kegiatan ini merupakan wujud refleksi atas makna kesehatan yang sejati. Ia menjelaskan, Silent Walking menjadi simbol pemulihan jiwa, perenungan diri, dan komitmen pelayanan yang lebih empatik.

"Ketika tubuh diajak berjalan dalam diam, jiwa pun ikut melangkah. Kita ingin menyampaikan pesan bahwa pemulihan sejati dimulai dari kesadaran, bukan hanya tentang sembuh, tapi tentang pulih," ujar Kunigunda.

Ia menambahkan, Silent Walking juga menjadi bagian dari program unggulan "Peluk Sehat" yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai. Program ini menempatkan empati, ketulusan, dan kehadiran penuh makna sebagai inti dari pelayanan kesehatan.

"Kita sering sibuk mengejar target dan kecepatan, tapi lupa menyapa tubuh dan hati sendiri. Melalui Silent Walking, kami ingin mengingatkan bahwa sehat bukan hanya tentang fisik, melainkan juga keseimbangan jiwa," imbuhnya.

Kegiatan yang tampak sederhana ini ternyata menyentuh banyak hati. Dalam diam, peserta diajak menyadari bahwa kesehatan bukan sekadar urusan obat dan tindakan medis, tetapi juga ketenangan, kepedulian, dan rasa hadir bagi sesama.

Dengan langkah yang pelan namun pasti, peringatan HKN 2025 di Manggarai menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan sejati tidak hanya dilakukan dengan ilmu, tetapi juga dengan hati.

Melalui keheningan, Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai kembali arti hidup sehat. Hidup sehat bukan sekadar terbebas dari penyakit, tetapi juga mencakup pemulihan secara utuh sebagai manusia.

Dengan langkah yang perlahan namun pasti, peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 di Manggarai menjadi pengingat bahwa keheningan pun dapat menjadi bahasa pelayanan, ketika dilakukan dengan ketulusan hati untuk menyentuh hati sesama.

Salam Peluk Sehat dari Ruteng. Sebab dalam keheningan pun, ada kekuatan yang menyembuhkan.

FOLLOW US