Tim Wasev TMMD ke-126 Kodim 1612/Manggarai disambut warga Desa Barang, Kecamatan Cibal.
KATANTT.COM---Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) bersama Kodim 1612/Manggarai melaksanakan peninjauan lapangan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Barang, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Mayor Arm Sugeng Priyanto, S.S.T.Han., S.I.P., selaku perwira Tim Wasev, dan didampingi Pasi Ter Kodim 1612/Manggarai, Kapten Arh Lipris M. A. Saefatu, bersama unsur pemerintah desa serta masyarakat setempat.
Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi rumah calon penerima bantuan, sekaligus memastikan bahwa program TMMD berjalan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
Dalam keterangannya, Kapten Arh Lipris M. A. Saefatu menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat, terutama di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana dasar.
"Kegiatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk pengabdian TNI dalam memperkuat kemanunggalan dengan rakyat. Melalui TMMD ke-126, kami berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong di desa," ujar Kapten Lipris.
Sementara itu, Mayor Arm Sugeng Priyanto menegaskan pentingnya fungsi pengawasan dan evaluasi dalam setiap tahapan kegiatan TMMD agar pelaksanaan program berjalan efektif, transparan, dan berdaya guna bagi masyarakat.
"Kami ingin memastikan seluruh kegiatan TMMD terlaksana sesuai sasaran dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga merupakan kunci keberhasilan program ini," ungkap Mayor Sugeng.
Pelaksanaan TMMD ke-126 di wilayah Kodim 1612/Manggarai akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur pedesaan, termasuk pembangunan rumah layak huni, perbaikan jalan desa, serta kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan survei ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, dalam mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan sejahtera, sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat.