• Nusa Tenggara Timur

Reses DPRD Belu, Stanis Fahik Serap Aspirasi dan Komitmen Prioritas Masalah Warga

Yansen Bau | Rabu, 22/10/2025 13:34 WIB
Reses DPRD Belu, Stanis Fahik Serap Aspirasi dan Komitmen Prioritas Masalah Warga Pose bersama Anggota DPRD Belu, Stanis Fahik bersama warga usai melakukan reses III di wilayah Atambua Selatan, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (22/10/2025).

KATANTT.COM---Anggota DPRD Kabupaten Belu, Stanislaus Fahik dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melakukan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) I wilayah Atambua Selatan, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan berlangsung di kediamannya di Lolowa, Kelurahan Lidak dihadiri ratusan warga setempat yang antusias menyampaikan sejumlah aspirasi serta harapan kepada wakil rakyat untuk diperjuangkan demi kemajuan daerah serta kesejahteraan mereka.

Dihadapan warga, Stanis akrab disapa menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga RT 3 dan RT 31 yang telah meluangkan waktu menghadiri kegiatan reses III masa sidang III tahun 2025 Daerah Pemilihan Belu I di Lolowa.

"Kami wakil rakyat dan saya berkomitmen untuk dengarkan permasalahan yang dihadapi warga. Karena, reses itu merupakan amanat Undang-Undang Dasar dan untuk itu wajib melakukannya," tegas dia.

Jelas Stanis, maksud dan tujuan dilakukan reses yakni untuk menjalin aspirasi dari warga kaitan dengan aspirasi seperti infrastruktur dan lain sebagainya termasuk bantuan kelompok.

"Ini kami sebagai anggota DPR yang seharian berdekatan dengan warga harus tahu persoalan yang dihadapi warga. Karena itu, hari ini resesnya saya ambil di wilayah ini dan minta masukan dari warga dan aspirasi warga akan dibawa ke sidang III, juga akan disampaikan ke Bupati Belu," ujar dia.

Akui Stanis, banyak aspirasi yang sudah kami dapat di reses-reses sebelumnya, akan tetapi itu semua tidak terwujud karena keterbatasan anggaran dan tahun ini kita ada efisiensi anggaran. "Tapi kami akan kawal selalu aspirasi warga kaitan dengan infrastruktur dan lain sebagainya," ketus dia.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspirasi yang disampaikan warga diantaranya persoalan infrastruktur jalan, lampu penerangan jalan, tiang listrik, air bersih serta rumah layak huni dan rehab rumah dicatat.

Beberapa warga dalam sesi tanya jawab meminta agar memperhatikan jalan turun ke Kantor Lurah Lidak yang kondisinya rusak, karena ibu-ibu yang berbadan (hamil) mengalami kesulitan saat pergi ke Posyandu.

Warga juga sangat mengharapkan perhatian dari Pemerintah terkait bantuan rumah layak huni serta rehab rumah khusus bagi warga kurang mampu di wilayah Lidak. Nantinya, akan didata para warga kurang mampu dan diberikan ke Pemerintah juga ke Wakil Rakyat.

Tidak saja, warga juga mengharapkan bantuan air bersih untuk warga. Seperti di wilayah RT 31 minta bantuan dibangunkan bak penampungan air yang bisa disi air saat musim kemarau sehingga dapat dimanfaatkan warga bersama.

Lebih lanjut, warga RT 4 meminta perhatian pembangunan jembatan penyeberangan di sekitaran wilayah Gereja Tukuneno sehingga warga tidak lagi memutar ikut jalur lain untuk bepergian.

Menanggapi hal tersebut, Stanis berjanji dan komitmen akan membawa sejumlah permasalah yang disampaikan warga ke dalam persidangan III mendatang.

Lanjut dia, menyoal beberapa permasalahan yang disampaikan warga seperti jalan kelurahan Lidak sudah dibahas di DPR dan satu persoalan saat ini ada efisiensi anggaran dari pusat.

Meski begitu, Stanis tegaskan bahwa, dirinya akan kawal slalu aspirasi warga dan perjuangan persoalan tersebut. Sebab, persoalan yang dihadapi warga menjadi tanggung jawab dirinya sebagai Wakil Rakyat.

"Kami akan bawa aspirasi untuk dibahas di persidangan nanti. Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah soal anggaran dan dalam rapat nanti akan berupaya untuk perhatikan masalah utama atau urgen yang dialami warga," pungkas dia.

 

FOLLOW US