• Nusa Tenggara Timur

Website Desa Jadi Pilar Transparansi dan Digitalisasi Pemerintahan di Manggarai

Wilibrodus Jatam | Rabu, 01/10/2025 18:37 WIB
Website Desa Jadi Pilar Transparansi dan Digitalisasi Pemerintahan di Manggarai Kepala Desa Mata Wae, Kecamatan Satar Mese Utara, Martin Don

KATANTT.COM---Pemerintah Kabupaten Manggarai terus mendorong percepatan digitalisasi di tingkat desa melalui pengembangan dan optimalisasi website desa. Langkah ini dinilai strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, modern, dan berbasis teknologi.
 
Kepala Desa Mata Wae, Kecamatan Satar Mese Utara, Martin Don, menyatakan bahwa keberadaan website desa saat ini merupakan kebutuhan yang mendesak. Menurutnya, website desa bukan sekadar sarana informasi, melainkan instrumen penting dalam meningkatkan pelayanan publik dan keterbukaan pemerintahan.
 
"Keberadaan website desa sangat baik dan mendesak untuk saat ini. Ini merupakan langkah menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik, transparan, dan berbasis digital, apalagi di era teknologi seperti sekarang," ujar Martin, Rabu (1/10/2025).
 
Mantan jurnalis Berita Satu itu menambahkan, website Desa Mata Wae sudah aktif berjalan hampir setahun sejak diluncurkan. Keberadaan website, kata dia, selaras dengan program pemerintah pusat terkait digitalisasi desa, sehingga menjadi satu kesatuan dalam mewujudkan desa yang mandiri dan modern.
 
"Dengan adanya website, masyarakat bisa dengan mudah mengakses informasi tentang desa kapan saja dan di mana saja, selama tersedia jaringan internet," jelasnya.
 
Meski demikian, Martin tidak menutup mata terhadap tantangan yang ada, terutama keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di desa. Karena itu, ia menekankan pentingnya dukungan dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Desa dalam penguatan kelembagaan serta pelatihan bagi aparat desa.
 
Sejalan dengan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Manggarai, Yosef Jehalut, menegaskan bahwa Pemkab Manggarai berkomitmen penuh mendukung digitalisasi desa. Ia menyebutkan, dukungan infrastruktur digital sudah semakin baik dengan hadirnya jaringan internet berbasis Starlink yang kini tersedia di sebagian besar desa.
 
"Website desa ini merupakan bagian dari otonomi desa. Dengan adanya jaringan internet yang sudah dipasang, harapan kami, sebagaimana yang sudah dilaunching, website desa ini harus benar-benar berjalan," tegas Yosef.
 
Namun, Yosef juga mengakui masih terdapat kendala di lapangan, terutama terkait keterbatasan pengelolaan teknologi informasi. Untuk itu, Dinas PMD bersama Dinas Kominfo serta mitra kerja lainnya berkomitmen menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas bagi aparat desa.
 
"Memang saat ini pengelolaan website desa belum maksimal karena keterbatasan SDM. Tetapi kami sudah menjalin komitmen untuk melaksanakan pelatihan. Harapannya, semua agenda dan kegiatan desa dapat diunggah secara rutin ke website masing-masing," paparnya.
 
Lebih lanjut, Yosef menegaskan bahwa website desa bukan hanya sarana publikasi, tetapi juga instrumen penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa.
 
"Target kita jelas, hingga akhir tahun ini minimal 145 desa di Kabupaten Manggarai sudah memiliki website resmi yang aktif. Karena saat ini hampir semua publikasi pemerintah dilakukan melalui website dan portal digital," tandasnya.
 

FOLLOW US