(Dok.ist)
KATANTT.COM---Dalam rangka memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) ke-65 Tahun 2025, Kantor Pertanahan Kabupaten Belu kegiatan bakti sosial berupa donor darah.
Kegiatan bekerja sama dengan PMI Kabupaten Belu dan ramah tamah dengan mitra kerja PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) wilayah kerja Belu dan BRI Atambua berlangsung di Kantor BPB Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (24/9/2025).
Kegiatan peringatan HANTARU tahun 2025 bertajuk "Tanah Terjaga, Ruang Tertata, Wujudkan Astacita" dilaksanakan secara sederhana sesusai dengan arahan dari Kementerian ATR/BPN.
Menurut Kepala Kantor Pertanahan Belu Christina Mudasih, hal itu menjadi pengingat penting bahwa kebijakan agraria dan tata ruang hanya akan bermakna saat kebijakan memberi manfaat bagi masyarakat mulai dari kepastian hukum yang dimiliki, ruang usaha untuk berkembang, lahan sawah atau pangan yang terlindungi dan ruang hidup yang aman dan nyaman untuk keluarga.
Dikatakan, cara mewujudkkan asta cita adalah memastikan tanah terjaga,dan ruang tertata, sehingga benar2 dirasakan masyarakat segala lapisan hari ini dan masa mendaatang.
Jelas Christina, rangkaian perayaan HANTARU merupakan refleksi bagi jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Belu untuk lebih meningkatkan layanan pertanahan yang dapat menyentuh langsung kebutuhan terhadap sertipikasi tanah kepemilikan masyarkat di seluruh wilayah Kabupaten Belu.
"Hal ini sudah dimulai dengan pelayanan pengantaran sertipikat residu PTSL secara door to door langsung ke rumah warga," ucap dia.
Selain itu, melalui kegiatan donor darah ini menunjukkan bahwa jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Belu tidak hanya berkomitmen memberikan pelayanan pertanahan yang prima, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Terutama mereka yang membutuhkan bantuan darah," tambah Christina.
Lanjut dia, dengan terlaksananya kegiatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) ke-65 ini, Kantor Pertanahan Belu berharap momentum ini tidak hanya menjadi ajang refleksi peningkatan pelayanan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat solidaritas sosial dan sinergitas bersama mitra kerja.
Sementara itu, pihak PMI Kabupaten Belu menyambut baik inisiatif ini karena dapat membantu menambah ketersediaan stok darah untuk pelayanan kesehatan di wilayah Belu yang mana pada saat ini mengalami kekurangan stok darah.