Ketua INTI Belu, Maria Goreti Klaran bersama dua siswa SMA St Angela dan pengurus INTI melalukan sosialisasi program Beasiswa gratis bagi pelajar SMAK Surya Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (17/9/2025).
KATANTT.COM---Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bekerja sama dengan Pemerintah Tiongkok menyediakan program Beasiswa bagi anak2 untuk lanjutkan studi di Negara Tiongkok
Sosialisasi program Beasiswa diwakili INTI Belu menyasar beberapa Sekolah Menengah Atas antara lain, Sekolah Menengah Atas (SMA) St. Angela Atambua dan Sekolah Menengah Atas Katolik Surya (SMAK) Atambua perbatasan RI-RDTL.
Hal tersebut dibenarkan Ketua Perhimpunan INTI Belu, Maria Goreti Klaran kepada media usai kegiatan sosialisasi di SMAK Surya Atambua, Kabupaten Belu, Rabu (17/9/2025).
Dia menyampaikan, INTI Pusat Jakarta bekerja sama dengan pemerintahan Tiongkok menyediakan beasiswa gratis (sekolah gratis) bagi siswa/siswi yang serius ingin melanjutkan pendidikan di Tiongkok.
"INTI NTT tahun 2024 berhasil mengirim 5 siswa ke Tiongkok, semuanya berasal dr kupang
di tahun yang kedua 2025
INTI Belu melakukan terobosan dan tdua siswa dari SMA St. Angela yang sudah lolos mendapat beasiswa ke Tiongkok yakni Gerald Lobianto dan Christian Gonzales yang rencana akan berangkat ke Tiongkok pada tanggal 7 Oktober bulan depan," sebut Maria Klaran
Dijelaskan bahwa, INTI sebuah organisasi kebangsaan yang bergerak di bidang pendidikan, sosial dan budaya. INTI Belu sudah sering mengadakan kegiatan donor darah kerja sama dengan PMI dan baksos ke Panti-Panti Asuhan.
"Khusus kali ini kami fokus ke pendidikan beasiswa bagi siswa/i yang mau studi ke Tiongkok dan Universitas Nantong sebagai pilihan tempat yg di tuju ," terang dia.
Lanjut Maria Klaran , di Universitas Nantong terdapat 3 bidang studi yang masuk dalam kategori beasiswa yakni,
E commerce, Environmental Engineering dan Software Technology.
"Sasaran sosialisasi kami ke semua sekolah menengah atas yang ada di perbatasan Belu. Tapi sementara kami baru sosialisasi di SMA St Angela dan SMA Surya, yang lainnya akan kami kunjungi kali berikut," janji dia.
"Harapan kami di tahun berikutnya semoga lebih banyak lagi anak-anak perbatasan Belu bisa mendapat kesempatan emas mengenyam pendidikan di negara tirai bambu, yg ekonominya sdh menguasai dunia
Kami bangga anak belu bisa dibekali dengan ilmu pengetahuan dan teknologi modern hingga kembalinya mereka ke tanah air dapat mentransformasikan pengetahuan yg mereka dapat dari negara Tiongkok,“ tambah Maria Klaran
Sementara itu, Kepala SMAK Surya Atambua, Romo Min Bria, Pr menyampaikan, program beasiswa baik Swasta maupun Pemerintah merupakan suatu hal yang sangat baik dan kami terima dengan penuh keterbukaan hati.
"Khususnya sosialisasi INTI hari ini di SMA Surya merupakan satu dukungan yang sangat positif bagi kami guru-guru untuk mendapatkan beasiswa apalagi programnya untuk beasiswa gratis di luar negeri Universitas Nantong Tiongkok," ujar dia.
Dikatakan, sosialisasi ini punya manfaat dan punya dampak positif karena anak-anak atau para siswa ini bisa persiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang tingkat tinggi. Kita mengharapkan agar anak-anak belajar tidak hanya lulus masuk perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di dalam provinsi dan daerah sendiri tapi juga di luar di luar Indonesia.
"Kami harapkan anak-anak dari lembaga ini juga bisa lolos dalam persaingan di luar negeri, dapat tempat di universitas yang berkualitas sehingga dengan itu bagi kami para guru-guru satu motivasi yang buat untuk kami terus meningkatkan pelayanan pendidikan," akhir mantan Kepala SMA Seminari Lalian itu.
Bersamaan, Gonza Costa Alo salah seorang siswa SMA St, Angela menyampaikan dirinya sangat bangga berssma salah satu rekan pelajar lulus tes masuk ke Universitas Nantong Tiongkok, dan merupakan suatu kebanggaan bagi saya dan teman satu sekolah.
"Saya hampir tidak percaya saat tes, apalagi kami dua pertama dari Atambua jadi rasanya shcok tapi bisa lolos. Kami sangat bangga bisa masuk perguruan tinggi Universitas Nantong selama empat tahun kedepan," ungkap dia.