• Nusa Tenggara Timur

Pemkab Manggarai Dorong Kesetaraan Gender Lewat Program DP3A

Wilibrodus Jatam | Senin, 15/09/2025 16:44 WIB
Pemkab Manggarai Dorong Kesetaraan Gender Lewat Program DP3A Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Manggarai, Maria Yasinta Aso, S.ST

KATANTT.COM---Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender. Upaya ini diwujudkan melalui berbagai program, sosialisasi, serta aksi nyata untuk memastikan perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama dalam seluruh aspek kehidupan, baik di ranah domestik maupun publik.
 
Kepala DP3A Kabupaten Manggarai, Maria Yasinta Aso, S.ST, menjelaskan bahwa kesetaraan gender dimaknai sebagai kondisi di mana perempuan dan laki-laki memperoleh akses setara terhadap peluang, partisipasi, pengendalian, hingga hasil pembangunan. Prinsip tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan sosial.
 
Maria menegaskan bahwa ada sejumlah strategi yang terus didorong untuk mencapai tujuan tersebut. Salah satunya melalui perubahan budaya, yakni membangun cara pandang masyarakat yang lebih berpihak pada nilai-nilai kesetaraan.
 
Selain itu, komitmen untuk mengarusutamakan keadilan gender dalam kehidupan pribadi, sosial, maupun kebijakan pemerintah juga menjadi hal yang tak terpisahkan. Dukungan politik yang memberi ruang kepemimpinan bagi perempuan serta menjadikan kesetaraan gender sebagai kebutuhan sehari-hari yang strategis turut menjadi bagian dari langkah integratif yang dilakukan DP3A.
 
Lebih lanjut, Maria mencontohkan beberapa penerapan nyata kesetaraan gender yang terus diperjuangkan di Manggarai. Pertama, memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi setiap individu, baik laki-laki maupun perempuan, untuk menempuh pendidikan formal mulai dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi, termasuk program Diploma, Sarjana, Magister, hingga Doktor. Pemerataan akses pendidikan ini, katanya, juga mencakup dukungan pembiayaan, beasiswa, dan lingkungan belajar yang kondusif.
 
Kedua, memastikan setiap orang, baik laki-laki maupun perempuan, diperlakukan secara manusiawi dan terbebas dari tindak kekerasan fisik maupun verbal, diskriminasi, serta ancaman dalam bentuk apa pun. Ketiga, memberikan ruang yang sama bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam politik. Hal ini mencakup hak untuk memilih dan dipilih dalam pemilu, menyampaikan aspirasi politik, hingga terlibat aktif dalam proses pengambilan keputusan publik maupun privat.
 
"Melalui program-program yang dijalankan DP3A, kami berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya kesetaraan gender semakin meningkat. Dengan budaya yang inklusif, komitmen bersama, serta perubahan pola pikir, kesetaraan gender di Manggarai diharapkan menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah," pungkas Maria.
 
 
 

FOLLOW US