• Nusa Tenggara Timur

Jelang Popda ke-7 NTT, Disporas Belu Seleksi Atlet 8 Cabor

Wilibrodus Jatam | Sabtu, 16/08/2025 19:01 WIB
Jelang Popda ke-7 NTT, Disporas Belu Seleksi Atlet 8 Cabor Cabor Taekwondo gelar seleksi atlet melalui kompetensi di GOR L.A Bone Atambua.perbatasan RI-RDTL, Sabtu sore (16/8/2025).

KATANTT.COM---Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga menggelar seleksi atlet menyonsong Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke-7 Provinsi NTT pada September 2025 di Kupang mendatang.

Seleksi atlet tingkat pelajar diikuti sebanyak delapan (8) cabang olahraga berlangsung sejak pekan kemarin bertempat di GOR L. A. Bone Atambua, Kabupaten Belu perbatasanRI-RDTL.

Adapun, delapan cabor yang ikut POPDA yakni, Pertina (tinju), IPSI (pencak silat), Kempo, Taekwondo, Forki (karate), Pasi (atletik), Wushu, dan Askab/PSSI (sepak bola).

"Hari ini giliran kita lakukan seleksi untuk taekwondo, dan hasilnya akan menentukan atlet yang berangkat ke Kupang mewakili Belu,” jelas Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Belu, Maximus Mali didampingi Ketua KONI Belu, Feby Djuang saat memantau seleksi atlet di Gor, Sabtu (16/8/2025).

Dijelaskan, selain cabang olahraga (cabor) taekwondo, ada tujuh cabor lain yang akan mewakili Kabupaten Belu pada ajang POPDA mendatang di Kupang.

"Kita juga telah mengeluarkan surat edaran agar seluruh cabor melakukan seleksi secara terbuka dan profesional," tegas Mali.

Menurut dia, transparansi dalam proses seleksi menjadi kunci agar atlet terbaik benar-benar terpilih. “Harapan kita, dengan seleksi yang jujur, profesional, dan terbuka, Belu bisa menurunkan atlet yang berpotensi meraih juara di ajang POPDA nanti,” ketus Mali.

Pada kesempatan itu juga, Ketua KONI Belu, Feby Djuang yang turut menyaksikan proses seleksi, menyampaikan dukungan penuh kepada para cabor yang melakukan kompetensi untuk menjaring atlet terbaik menuju Popda ke-7 NTT.

Feby yang juga Ketua DPRD Belu itu menilai sistem seleksi terbuka sangat penting untuk menjaring bakat asli yang bisa berprestasi dan membawa nama harum daerah perbatasan Belu di tingkat Provinsi.

“Seleksi yang sportif akan memastikan hanya atlet terbaik yang tampil. Kita ingin Belu bisa bersaing dengan daerah lain di NTT, dan semoga dari perbatasan ini lahir juara-juara baru yang membanggakan,” pinta dia.

Dia juga kepada seluruh cabor yang akan tampil di POPDA menyiapkan diri sebaik mungkin. “Siapapun yang dipilih untuk mewakili Belu harus punya semangat juang tinggi dan membawa nama kabupaten ini ke tingkat yang lebih baik di dunia olahraga,” akhir Feby.

 

FOLLOW US