KATANTT.COM---Masyarakat Manggarai patut bergembira. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai, Nusa Tenggara Timur, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) resmi membuka tender besar untuk proyek peningkatan kapasitas struktur
Jalan Cancar–Batas Kabupaten di Kecamatan Ruteng.
Proyek ini memiliki nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp10 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Berdasarkan informasi dari laman resmi LPSE Manggarai, tender dilaksanakan dengan metode pasca kualifikasi satu file sistem gugur. Saat ini, prosesnya telah memasuki tahap pembuktian kualifikasi sebelum berlanjut ke evaluasi harga.
Peningkatan anggaran kali ini terbilang signifikan. Pada 2023, proyek serupa sempat diumumkan dengan pagu sekitar Rp2,6 miliar, namun gagal terealisasi karena pelaksanaannya dinilai tidak memenuhi target. Tahun ini,
Pemkab Manggarai menggandakan komitmennya hampir empat kali lipat untuk memastikan jalur strategis penghubung lintas wilayah tersebut dibangun dengan kualitas terbaik.
Kepala DPUPR Manggarai menyebutkan, peningkatan anggaran bukan sekadar penyesuaian biaya, tetapi juga bukti bahwa pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Jalan Cancar–Batas Kabupaten sendiri merupakan jalur vital yang menghubungkan pusat kegiatan ekonomi, transportasi, dan distribusi logistik.
Perbaikan kualitas jalan diharapkan mampu memperlancar arus barang dan jasa, menekan biaya transportasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Proses tender dijadwalkan berlangsung mulai 27 Juli hingga 26 Agustus 2025.
Pemkab Manggarai mengajak para pelaku jasa konstruksi berpengalaman untuk mengikuti seleksi secara terbuka dan transparan melalui portal LPSE Kabupaten Manggarai.
"Kontraktor yang terpilih diharapkan mampu menghadirkan hasil pekerjaan yang kokoh, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar perwakilan DPUPR Manggarai.
Bagi warga Manggarai, proyek senilai Rp10 miliar ini bukan hanya pembangunan jalan, melainkan langkah nyata menuju konektivitas yang lebih baik, peluang ekonomi yang lebih luas, dan masa depan infrastruktur daerah yang lebih modern.