• Nusa Tenggara Timur

IJTI NTT Bagi Ratusan Bendera Merah Putih Untuk Warga Perbatasan Belu

Yansen Bau | Selasa, 12/08/2025 08:19 WIB
IJTI NTT Bagi Ratusan Bendera Merah Putih Untuk Warga Perbatasan Belu (dok.ist)

KATANTT.COM---Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda NTT menggelar aksi simpatik melalui pembagian membagikan bendera merah putih kepada warga di Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.

Kegiatan menyongsong kemeriahan HUT ke-80 Republik Indonesia melibatkan awak media cetak, online dan elektronik serta anggota Babinsa setempat menyasar warga di Dusun Leolaran, Desa Umaklaran, Kecamatan Tasifeto Timur.

Pembagian bendera merah putih oleh awak media dan Babinsa dengan cara berjalan kaki menyusuri pemukiman, mendatangi rumah-rumah warga. Kondisi bendera yang telah lusuh, kumal, atau robek langsung diganti dengan bendera baru dan dipasang di depan rumah masing-masing warga.

"Aksi ini lahir dari keprihatinan sekaligus kepedulian IJTI," ujar Ketua IJTI Pengda NTT, Stefanus Dile Payong usai kegiatan.

Jelas dia, dipilihnya lokasi Umaklaran karena sebagian besar warganya telah menempati daerah ini sejak tahun 1999. Hati kami tergerak untuk mengganti bendera-bendera yang sudah tidak layak.

"Meskipun tinggal di perbatasan, semangat untuk NKRI tidak boleh pudar,” tegas Stefanus.

Kesempatan itu, Babinsa Desa Umaklaran, Serda Hironimus Kono, turut memberikan apresiasi atas langkah para jurnalis yang menanamkan rasa nasionalisme melalui pembagian bendera merah putih.

“Terima kasih kepada rekan-rekan jurnalis yang telah membagikan dan menggantikan bendera yang sudah kusam atau rusak. Ini bentuk nyata kecintaan kepada tanah air, membangkitkan semangat nasionalisme warga, dan mengingatkan kita pada perjuangan 1945,” ujar dia.

Kesempatan otu, salah seorang warga penerima bendera, Maternus Mau Bere mengaku benderanya sudah terpasang sejak tahun 1995 dan kondisinya sangat memprihatinkan.

“Kami senang sekali. Terima kasih untuk para jurnalis dan Babinsa yang sudah memberikan bendera baru. Sekarang kami bisa mengibarkan merah putih yang layak,” kata dia.

Mau Bere berharap, semangat peringatan HUT RI ini diiringi dengan perbaikan kesejahteraan warga, terutama di sektor pemenuhan kebutuhan dasar.

“Kami di sini sangat kesulitan air bersih. Semoga di HUT RI ke-80 ini, masyarakat betul-betul bisa terbebas dari kesulitan seperti ini,” pinta dia.

FOLLOW US