KATANTT.COM---Wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pelayanan publik kembali ditunjukkan oleh Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem,
Julie Sutrisno Laiskodat, B.B.A. Melalui aspirasi yang ia perjuangkan, Paroki Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga dan Santo Yosef, Ruteng, menerima satu unit kendaraan angkut sampah untuk mendukung pengelolaan kebersihan di lingkungan gereja dan sekitarnya.
Prosesi serah terima kendaraan berlangsung pada Senin, 5 Agustus 2025 di halaman depan Gedung Pastoran
Paroki Katedral Ruteng. Hadir dalam momen tersebut Pastor Paroki, RD. Antonius Ryanto Latu Batara, Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Simon Manggu, S.Pd, serta Anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari Fraksi Partai NasDem, Soe Flavianus.
Dalam sambutannya, RD. Antonius Ryanto Latu Batara menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Ibu
Julie Sutrisno Laiskodat yang telah menjawab kebutuhan nyata Paroki Katedral dalam pengelolaan sampah.
"Kendaraan ini akan sangat bermanfaat bagi paroki dalam menjaga kebersihan lingkungan gereja dan area sekitarnya, demi pelayanan yang lebih maksimal kepada umat," ungkap Romo Andi
Ketua DPP Paroki, Simon Manggu, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar dukungan logistik, tetapi juga simbol keterlibatan nyata wakil rakyat dalam kehidupan umat di akar rumput.
"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu
Julie Sutrisno Laiskodat. Ini menjadi bukti bahwa suara masyarakat di daerah bisa benar-benar diperjuangkan dan diwujudkan," ujarnya.
Sementara itu, Soe Flavianus selaku perwakilan Fraksi NasDem di DPRD Kabupaten Manggarai menegaskan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bagian dari perjuangan aspirasi masyarakat yang ditindaklanjuti oleh Ibu Julie di tingkat pusat.
"Kami berharap bantuan ini bisa memperkuat pelayanan paroki kepada umat, terutama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan yang juga merupakan bagian dari panggilan iman," tutur Soe.
Kendaraan pengangkut sampah yang diserahkan tersebut diharapkan dapat memperlancar pengelolaan sampah dari kegiatan gereja dan masyarakat sekitar, serta menjadi pemicu semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
Penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara gereja dan legislatif dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan, dimulai dari hal sederhana namun berdampak besar: pengelolaan sampah.