• Nusa Tenggara Timur

Puluhan CPMI Manggarai Siap Berangkat ke Malaysia, Bupati Hery Tekankan Pentingnya Investasi

Wilibrodus Jatam | Jum'at, 01/08/2025 03:52 WIB
Puluhan CPMI Manggarai Siap Berangkat ke Malaysia, Bupati Hery Tekankan Pentingnya Investasi Acara Pelepasan 49 CPMI di Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja Kabupaten Manggarai, Kamis (31/7/2025).

KATANTT.COM---Sebanyak 49 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kabupaten Manggarai secara resmi dilepas untuk bekerja di Malaysia pada Kamis (31/7/2025). Pelepasan ini menandai langkah besar bagi puluhan warga Manggarai yang memilih merantau demi memperbaiki taraf hidup keluarga.
 
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja Kabupaten Manggarai, Frederikus Dicky Jenarut, mengungkapkan bahwa seluruh CPMI yang diberangkatkan ini telah terdaftar resmi pada aplikasi SIAPKerja. Mereka telah melengkapi semua persyaratan, termasuk paspor dan visa kerja untuk sektor perkebunan kelapa sawit milik Felcra Bekalan dan Perkhidmatan Sdn Bhd di Sabah, Malaysia.
 
"Mereka akan bekerja dengan masa kontrak dua tahun dengan sistem upah borongan berbasis hasil, sesuai dengan perjanjian kerja yang telah disepakati," jelas Dicky.
 
Keberangkatan Dua Gelombang, Pembekalan Penting untuk Pekerja Migran
 
Keberangkatan 49 CPMI ini akan dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama, sebanyak 25 orang, akan terlebih dahulu menuju Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) wilayah Flores di Maumere, Kabupaten Sikka. 
 
Di sana, mereka akan mengikuti Orientasi Pra-Pemberangkatan (OPP) untuk membekali diri dengan informasi dan keterampilan yang dibutuhkan selama bekerja di luar negeri. Sementara itu, 24 CPMI lainnya akan menyusul pada gelombang berikutnya.
 
Apresiasi dan Pesan Bupati Manggarai: Berani Merantau, Berani Berinvestasi
 
Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit, turut hadir dalam acara pelepasan tersebut dan menyampaikan apresiasi serta rasa bangganya kepada para CPMI. Ia mengakui bahwa keputusan untuk merantau bukanlah hal mudah dan membutuhkan keberanian luar biasa.
 
"Merantau itu adalah sebuah keputusan yang tidak mudah. Hanya orang-orang berani yang sanggup untuk merantau," ujar Bupati Hery Nabit kepada media ini.
 
Lebih lanjut, Bupati Hery Nabit mengingatkan bahwa keberangkatan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari proses perubahan dalam hidup mereka. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan pendapatan yang diperoleh selama masa kontrak kerja untuk berinvestasi demi masa depan. Hal ini bertujuan untuk memastikan adanya keberlanjutan ekonomi bagi keluarga setelah mereka kembali ke tanah air.
 
"Perjuangan hanya dua tahun. Kontrak pertama dua tahun, pastikan dalam dua tahun ini ada sesuatu yang berubah dalam hidupmu," tegasnya, memotivasi para CPMI untuk menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya.
 
Pesan Bupati Hery Nabit ini menjadi pengingat penting bagi para pekerja migran untuk tidak hanya fokus pada pekerjaan, tetapi juga pada perencanaan keuangan jangka panjang agar upaya mereka merantau benar-benar membawa perubahan positif dan berkelanjutan bagi diri dan keluarga.
 

FOLLOW US