KATANTT.COM--Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko memimpin upacara hari Bhayangkara ke 79 tahun 2025.
Upacara yang digelar pada Selasa (1/7/2025) di lapangan Bhayangkara
Polda NTT dihadiri Inspector General da PNTL, Jorge Monteiro, direktur nasional PCIC, Vicente Fernandes E Brito, kepala Consulado RDTL, Sr. Consul Espedito Da Conceicao Ribeiro.
Hadir pula Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol (Purn) Johni Asadoma, Ketua DPRD NTT, Emilia Nomleni, Forkopimda, Bhayangkari, PP Polri, KBPPP Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, anggota dan ASN Polri.
Orang nomor satu di jajaran
Polda NTT ini mengawali sambutannya dengan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat NTT. "Atas nama seluruh personel
Polda NTT menyampaikan permohonan maaf apabila sampai dengan saat ini dalam pelaksanaan tugas masih banyak terdapat kekurangan dan belum maksimal dalam melayani masyarakat," ujar Rudi Darmoko.
Namun demikian, Peraih Adhi Makayasa 1993 ini berkomitmen akan melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang masih kurang. "Kami mohon koreksi, masukan serta dukungan untuk Polri lebih baik lagi ke depannya," ujarnya.
Ditegaskan bahwa hari Bhayangkara harus dijadikan pengingat dan penyemangat bahwa setiap langkah dan tindakan harus berpihak pada kepentingan rakyat, menjunjung tinggi keadilan, menjamin rasa aman serta menjadikan hukum sebagai panglima utama.
HUT ke-79 Bhayangkara dengan tema "Polri untuk Masyarakat" merupakan komitmen moral dam institusional bahwa keberadaan Polri adalah untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.
Rudi Darmoko mengingatkan bahwa Polri dituntut untuk terus berbenah, adaptif terhadap perubahan serta mampu hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan masyarakat. "Tidak ada lagi sekat antara Polri dan rakyat karena sejatinya kekuatan Polri adalah kepercayaan masyarakat," tambahnya.
ia juga berterima kasih dan penghargaan bagi seluruh personel Polri dan ASN Polri jajaran
Polda NTT atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian tanpa kenal lelah. "Terima kasih pula kepada masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan dan kerjasama selama ini," ujarnya.
Rudi Darmoko yang juga menjadi kandidat Kapolri ini pun menaruh harapan besar kepada personel
Polda NTT untuk terus berbuat baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat karena anggota Polri bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Jenderal polisi bintang dua ini mengajak anggota dan ASN Polri menjadikan peringatan hari Bhayangkara ke 79 sebagai titik tolak untuk memperkuat sinergi, meningkatkan pelayanan publik dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah NTT.
Ia pun mengjngatkan kepada seluruh anggota
Polda NTT agar meminimalisir pelanggaran kode etik dan disiplin Polri, pengaduan masyarakat dam terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Rudi Darmoko menekankan agar anggota selalu berbuat baik bagi diri sendiri, institusi Polri dan untuk NKRI karena setiap jabatan adalah amanah yang harus dilakukan dengan penuh tanggungjawab.
Kepada anggota Polri yang menerima tanda kehormatan, Rudi Darmoko mengingatkan bahwa penghargaan tersebut merupakan cerminan dari kerja keras, disiplin dan komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagai anggota Polri.
"Semoga penghargaan menjadi inspirasi dan motivasi bagi personel lainnya untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi institusi Polri dan masyarakat," tandasnya.