• Nusa Tenggara Timur

Reses di Belu, Senator Paul Liyanto Kunjungi UNHAN Ben Mboi

Yansen Bau | Kamis, 20/03/2025 17:43 WIB
Reses di Belu, Senator Paul Liyanto Kunjungi UNHAN Ben Mboi Senator Paul Liyanto pose bersama Bupati-Wakil Bupati Belu, Willy Lay-Vicente Hornai bersama para Kadet usai kegiatan di Politeknik Ben Mboi UNHAN RI di Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Kamis (20/3/2025).

KATANTT.COM---Reses merupakan salah satu yang dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dalam menyerap aspirasi masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan melalui ekonomi dan membangun daerah.

Hal itulah yang dilakukan Anggota Komite I DPD RI Abraham Paul Liyanto asal daerah NTT yang melakukan reses di Politeknik Ben Mboi UNHAN RI di Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Kamis (20/3/2025).

Dalam sambutannya Senator Paul Liyanto menyampaikan, kehadiran dirinya beserta rombongan hari ini ke Belu merupakan kunjungan resmi reses yang wajib dilakukan Anggota DPD dalam tiap tahun.

"Kehadiran saya di UNHAN ini tidak terlepas dengan program yang barusan dirintis bersama Pak Willy Bupati Belu terpilih. Pak Willy ini sebelum dilantik sudah bertemu langsung dengan Konjen dan kita berkomunikasi langsung, juga dengan Universitas Ziangxi Cina semacam Politeknik juga dan berkarya di bidang pertanian. Mereka itu Universitas tua di Cina yang menggerakkan desa-desa di Cina bisa maju," ucap dia dihadapan Dekan UNHAN beserta jajarannya.

Dikatakan, kolaborasi ini karena di NTT banyak program pemerintah termasuk dana Desa. Tugas kami DPD membuat undang-undang Desa, yang mana lahir tahun 2014 dan 2015 itu disuplai banyak uang ke Desa untuk membangun Desa.

Namun, banyak Kepala Desa yang tidak berhasil malah masuk penjara dan ini menjadi problem. Sehingga program-program ini setiap reses dievaluasi, apa penyebabnya, kenapa. Ada lagi satu program yang bagus kalau di tahun 2015-2029 fisik yang dibangun, sementara tahun 2020-1025 lebih banyak ke pemberdayaan dan situ ada BUMDES.

"Jadi disitu sudah ada uang uang satu Desa Rp. 1,5 miliar. Disitu sudah ada pegawai, lahan tapi bagaimana untuk bekerja membangun ini yang masih tertinggal khususnya di NTT termasuk Kabupaten Belu," sebut Paul Liyanto.

Anggota DPD RI empat periode asal NTT itu menyampaikan dirinya sangat bangga karena begitu Politeknik Ben Mboi UNHAN Belu dibuka banyak anak-anak lokal 75 persen yang tidak saja mereka itu butuh pengetahuan ketrampilan tapi juga fisik kerja.

"Karena itu, hari ini dari universitas saya Citra Bangsa bergabung bersama Universitas yang memang ahlinya mereka ditambah dengan ilmu kita yang sudah bagus. Kerjasama MoU dengan Universitas Ziangxi pertama, dengan Undana atau Universitas Negeri sudah terkait dengan program bahasa, sastra dan budaya. Kemudian dengan Universitas Citra Bangsa lebih banyak teknologi, bisnis dan bagaimana tentang pariwisata, perhotelan, dan hari ini kita berharap dengan UNHAN langsung finish," bilang Paul Liyanto.

Akui dia, banyak Desa yang tidak bisa memanfaatkan satu setengah miliar dan bagaimana nanti teman- teman bisa kirim setiap Desa di Belu ada mahasiswa-mahasiswa dari UNHAN sama Undana dan Citra Bangsa plus mahasiswa dari Ziangxi University Tionghoa. Nanti yang kerja praktek atau sebelum tamat harus tinggal di desa-desa.

Paul Liyanto berharap agar nanti program ini bisa disampaikan ke Presiden Prabowo bahwa kita beruntung dapat kerjasama dengan partner dari Ziangxi University Tionghoa yang melihat problem kita selama ini khususnya dalam memajukan Desa-Desa

"Jadi, dari tahun 2015-2025 belum diberdayakan itu anggaran Rp. 80 triliun dan kita NTT mendapat Rp. 32 triliun dana Desa. Jadi nanti selama tiga tahun mahasiswa UNHAN, Undana, Citra Bangsa dan Ziangxi akan dititip di desa-desa," ucap dia.

Lanjut Paul Liyanto, diharapkan nanti Dekan melihat masing-masing Desa apa potensinya sesuai dengan ilmu yang mereka dapat dititip disitu. Dikolaborasi dengan Kepala Desa dan uangnya sudah ada, nanti tinggal dikontrol managemen dan semoga ini bisa menjadi pilot project Belu.

"Kita jangan banyak omong tapi mungkin coba kita kerja dulu, kalau ini berhasil nanti akan jadi pilot project untuk Kabupaten lain, dan bahkan nanti kita laporkan ke pak Prabowo bisa jadi contoh untuk provinsi-provinsi lain," pungkas Paul Liyanto.

Kesempatan itu, Bupati Belu terpilih Willybrodus Lay mengatakan, lewat kegiatan reses ini dia menitipkan ada kerjasama dengan Universitas Ziangxi Cina, bagaimana membuat pertumbuhan serta memajukan daerah lewat program-program yang ada.

Dikatakan, kedepannya semua kita harus menjadi pelopor dan contoh di masyarakat bahwa UNHAN kita sudah belajar bagaimana belajar merubah hidup, merubah disiplin. Kedepan diharapkan UNHAN menjadi salah satu Universitas yang menjadi tempat studi di Indonesia Timur. "Dengan kunjungan ini kita bisa buat satu terobosan yang lebih baik," pinta Willy akhiri sambutannya.

Diketahui, dalam kegiatan itu juga, Prof Tao dari Ziangxi University Tionghoa, Cina memberikan kuliah pakar kepada para Kadet-Kader UNHAN dari tujuh prodi tentang program bagaimana membangun Desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Deken UNHAN beserta jajarannya, Direktur Eksekutif Yayasan Citra Bina Insan Mandiri, Staf Ahli dan Wakil Rektor Universitas Citra Bangsa Kupang, Ketua DPRD Belu serta sejumlah tamu undangan lainnya.

FOLLOW US