• Nusa Tenggara Timur

Ana Kolin Kembali Terpilih Pimpin KPPI NTT

Anna Djukana | Rabu, 05/02/2025 19:56 WIB
 Ana Kolin Kembali Terpilih Pimpin KPPI NTT Ana Kolin saat memberikan sambutan usai terpilih kembali sebagai Ketua KPPI NTT.

KATANTT.COM--Semangat sisterhood (persaudaraan sejati) harus menjadi roh bagi perjuangan politik di kalangan politisi perempuan untuk mencapai cita-cita dan mewujudkan kepemimpinan perempuan di ruang public.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Kaukus Politik Perempuan Indonesia (KPPI) NTT, Ana Waha Kolin, SH pada pidato pembukaan Musda III KPPI NTT, belum lama ini di salah satu hotel yang ada di Kota Kupang. Ana Waha Kolin terpilih kembali menahkodai KPPI NTT yang ketiga kalinya dengan aklamasi peserta. Ia dinilai berhasil memimpin KPPI NTT dalam berkonsolidasi dan membangun komunikasi dan sinergitas dengan berbagai pihak serta perempuan potensial NTT untuk membantu perjuangan politik perempuan NTT.

Legislator DPRD NTT dari Partai PKB ini menyebutkan politik itu dinamis, bagaikan aliran sungai yang penuh drama, politik itu bukan tirani, bukan pula kehendak yang buta tetapi politik itu seperti sinar yang menerangi semesta politik, bukan pula ambisi , bukan pula tindakan yang rakus melainkan cinta yang berkeadilan dan melayani dengan tulus.

“Ide-ide cemerlang dan gagasan-gagasan empirik, sangat kami harapkan untuk memperbaiki langkah-langkah selanjutnya dalam memanage politik perempuan NTT,” ujarnya sembari menambahkan politik perempuan bukan gerhana mengutip Any Sucipto.

Ia mengajak semua perempuan untuk selalu bergandengan tangan dalam menjemput asa keterwakilan 30 % perempuan yang tidak hanya ada pada daftar calon legislatif (caleg) tetapi juga mengantarnya pada anggota legislatif (aleg). Begitu-pun bidang legislatif dan eksekutif semua harus mempunyai peranan untuk mewujudkannya.

Menurutnya, semua harus berbangga karena DPRD NTT periode kali ini 2024-2029 ada 15 orang srikandi hebat dengan dua pimpinan DPRD perempuan dari total 65 anggota DPRD NTT. Luar biasa, sedangkan periode lalu 2019-2024 ada 13 srikandi di DPRD NTT.

Data katantt.com periode 2019-2024 juga ada dua pimpinan perempuan di DPRD NTT yakni Ketua Ir. Emelia Nomleni, PDIP dan Wakil Ketua, Dr. Ince Sayuna, Partai Golkar. Periode ini dua perempuan juga di posisi pimpinan, Ketua DPRD NTT dari PDIP, Ir. Emelia Nomleni dan Wakil Ketua III DPRD NTT, Christin Samiyati Pati, Partai Nasdem.

Legislator periode kedua kali ini menambahkan meski diketahui bersama masih ada kabupaten yang di DPRDnya tidak ada keterwakilan perempuan. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk bekerja keras menggenjotnya lagi di periode berikutnya.

Jebolan Fakultas Hukum Undana ini mengatakan kerja sama dan sama-sama bekerja lintas organisasi perempuan juga kaum bapak untuk menjadi prioritas bersama dalam mengantar kepemimpinan perempuan di ruang publik. “Narasi yang konstruktif akan membakar semangat juang bagi kami politisi perempuan akan tetap berkobar dalam diri kita masing-masing terutama dalam keluarga dan lingkungan. Yang penting sesama perempuan harus bersatu tinggalkan sekat-sekat kita dan bersama-sama membangun solidaritas.

Mantan aktivis Senat Mahasiswa di Kampus Merah ini menegaskan semangat sisterhood harus menjadi roh bagi perjuangan politik perempuan untuk mewujudkan kepemimpinan perempuan di ruang publik. “Tidak ada demokrasi sejati tanpa keterwakilan perempuan,” tegasnya disambut tepuk tangan hadirin.

Hadir pada kesempatan itu Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, SP, MP, Ketua DPRD NTT, Ir. Emelia Nomleni, para perempuan potensial dari berbagai profesi dan peserta Musda KPPI NTT III.

Beberapa peserta mengemukakan An Kolin pantas memimpin KPPI NTT lagi karena dia mempunyai jiwa berkorban, totality mengurus organisasi dan membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak.

FOLLOW US