Jembatan Builalu di Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL putus akibat longsor pasca diterjang banjir pada Selasa tanggal 31 Desember 2024 kemarin.
KATANTT.COM---Jembatan penghubung antar desa di wilayah Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste putus akibat longsor, Selasa (31/12/2024) sekitar pukul 16.50 Wita.
Akibatnya, jembatan yang terletak di Builalu, Desa Makir yang menghubungkan beberapa Desa di wilayah Kecamatan Lamaknen dan Raihat tidak bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Putusnya jembatan tersebut pasca longsor yang dipicu banjir deras sungai Builalu setelah diguyur hujan yang melanda wilayah perbatasan Belu pada Selasa kemarin.
Kepala Dinas PUPR Belu, Simplisius Dalung dikonfirmasi media membenarkan, jembatan Builalu yang menjadi penghubung antar Desa di dua Kecamatan Lamaknen dan Raihat putus akibat longsor sehingga tidak bisa dilalui kendaraan maupun orang.
"Kemarin kita sudah survey langsung, kerusakan jembatannya cukup parah tidak bisa dilalui kendaraan akibat longsor pada Kamis 31 Desember lalu," ujar dia, Kamis (2/1/2025).
Menurut dia, akibat kerusakan tersebut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Balai Jalan Propinsi NTT, dan untuk sementara jembatannya ditutup.
Jelas Dalung, kerusakannya sangat parah dan itu tidak bisa diperbaiki pada bagian yang titik longsor atau putus. Sebab, diperkabiki yang rusak maka akan kembali rusak bisa diterjang banjir.
"Untuk perbaikan jembatan akan direncanakan dalam penganggaran tahun ini. Tergantung ketersediaan anggaran cukup akan diperbaiki dan itu harus semuanya tidak saja titik yang putus," terang dia.
Lanjut Dalung, pihaknya telah melaporkan kondisi kerusakan ke Balai Jalan Propinsi dan menunggu kedepan seperti apa untuk perbaikan kerusakan namun sesuai dengan ketersediaan anggarannya.
Tambah dia, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, karena jembatan tersebut terhubung dengan jalan sabuk merah yang juga terdampak longsor.