Romo Yoris Giri, Pr saat memimpin rekoleksi jelang Natal dan Tahun Baru diikuti puluhan Anggota TNI-POLRI bertempat ai Aula Makodim Belu perbatasan RI-RDTL pada Jumat kemarin.
KATANTT.COM---Puluhan Anggota TNI-POLRI dan ASN yang berasal dari kalangan katolik di Kabupaten Belu mengikuti pendalaman iman dan rekoleksi kategorial Adventus tahun 2024.
Kegiatan dalam rangka menyambut perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dihadiri anggota Kodim Belu, Polres Belu, Brimob dan Kikav dipimpin Romo Yoris Samuel Giri, Pr selaku pendamping
Pengurus Dewan Pastoral TNI dan Polri wilayah Keuskupan Atambua.
Acara bertajuk "Membangun Persekutuan Kasih Sebagai Peziarah Pengharapan di Era Penuh Tantangan" berlangsung di aula Makodim 1605/Belu wilayah perbatasan RI-RDTL, Jumat tanggal 20 Desember 2024 kemarin.
Dalam homili singkatnya, Romo Yoris berpesan, sebagai prajurit itu harus tahu bahwa mereka digunakan oleh Tuhan. Tuhan menggunakan mereka untuk bisa mewartakan kebaikan Tuhan melalui tugas sebagai seorang militer.
Dikatakan, tidak ada mustahil bagi prajurit seperti Maria bahwa, mereka mengabdikan diri untuk bangsa dan tanah air sekaligus mempersembahkan diri mereka kepada Tuhan, Tuhan memakai mereka untuk menjaga bangsa dan tanah air kita ,Tuhan telah memakai mereka untuk mewartakan kebaikan.
"Dalam kelemahan, dalam keterbatasan, dalam kesulitan dan tak mengerti akan sesuatu yang di luar kemampuan kita, Tuhan memberikan kita kemampuan untuk hidup jauh lebih baik," ujar dia.
Menurut Pastor Paroki Wini itu, terkait kegiatan rekoleksi pihaknya menjalankan tugas sebagai Pastor pelayanan rohani militer Katolik Polisi Militer Katolik di wilayah kota Atambua Kabupaten Belu.
"Dengan adanya rekoleksi atau bimbingan rohani seperti ini para prajurit diharapkan menimba rahmat dan berkat agar mereka tidak jenuh, tidak patah semangat dalam tugas dan tanggung jawab melainkan tetap setia dan taat kepada bangsa dan tanah air di daerah perbatasan negara," ucap Romo Yoris.
Diutarakan bahwa, kegiatan rekoleksi dan pendalaman iman serta pengakuan dosa adalah sebagai usaha dan upaya merefleksi hidup iman umat kristiani untuk siap menyambut kedatangan sang juru selamat dunia yakni kelahiran Yesus Kristus pada 25 Desember 2024 juga bertujuan untuk memberikan pencerahan terhadap seluruh umat Katholik sehingga pada saat masuk perayaan Natal para umat tidak mempunyai beban secara rohani.
Tujuan dilaksanakan rekoleksi kategorial bagi TNI-POLRI dan ASN adalah untuk membangun semangat kristiani dan sekaligus menjadi kesempatan untuk evaluasi diri dalam kehidupan iman Katolik dalam menyongsong Hari Raya Natal 25 Desember 2024 dan Tahun Baru 1 Januari 2025.
"Ini sebagai wujud kepedulian untuk kebutuhan rohani mereka tidak hanya menjelang Natal dan tahun baru tetapi membantu prajurit agar memiliki kekuatan rohani dalam mengembang tugas sebagai alat negara yang baik. Jadi kita akan merasa bahagia kalau mereka menjalankan tugas dengan baik karena mereka juga memiliki kebutuhan rohani," pungkas mantan Pastor Paroki Atapupu itu.