Paket Sahabat Sejati saat tatap muka terbatas bersama warga Lesepu, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (25/9/2024) sore
KATANTT.COM---Usai tatap muka terbatas dengan warga di RT 01, Tenubot, Willybrodus Lay dan Vicente Hornai Gonsalves lakukan berkampanye di Lesepu, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (25/9/2024) sore.
Kedatangan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Belu dengan tagline Sahabat Sejati bersama pimpinan parpol pengusung serta tim pemenangan itu disambut ceria oleh warga masyarakat Lesepu.
Cabup Willy Lay dalam kampanye perdana itu menyampaikan, kami menyaksikan dan mendengarkan keluhan-keluhan masyarakat tentang minimnya perhatian dan juga janji Pemerintah.
"Warga di Lesepu ini merupakan warga 99 yang memilih untuk tinggal di Indonesia. Tapi tidak ada sama sekali pembangunannya, itu keluhan mereka yang kami dapat," ungkap dia dihadapan warga.
Mantan Bupati periode 2016-2020 itu tambahkan, keluhan itu tidak hanya dari warga yang kita temui namun juga dari kelompok masyarakat seperti pelajar, pedagang yang pergi berjualan atau pun petani yang hendak ke ladang.
"Semua itu kita tampung sebagai pekerjaan yang akan kita kerjakan jika rakyat berikan kepercayaan kepada kita. Itu lebih meyakinkan kami berdua bahwa visi-misi kami akan makin kuat kita lakukan," ujar Willy Lay.
Sementara itu, Cawabup Vicente Hornai Gonsalves dalam orasinya meminta dukungan, restu dan doa dari semua warga Lesepu untuk bertarung memenangkan Pilkada 27 November 2024 nanti.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan beberapa program unggulan paket Sahabat Sejati seperti program 5000 rumah dan rehab khusus untuk masyarakat Kabupaten Belu.
"Selain 5000 rumah dan rehab, ada juga 1 miliar dana kelurahan sebagai dana pemberdayaan untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga," ujar Vicente dihadapan warga Lesepu yang berlinang air mendengar orasinya.
Dia meminta kepada warga Lesepu untuk tetap bersama-sama mendukung paket Sahabat Sejati dan jangan mudah percaya dengan janji -janji yang pernah diberikan 3 tahun lalu.
Dalam tatap muka terbatas itu, warga Lesepu mengungkapkan kekecewaan terhadap paket Sehati (Bupati Belu Taolin Agustinus). Pasalnya, warga pernah dijanjikan akan menerima uang sebesar Rp. 7,5 juta.
Tidak saja, yang lebih mengejutkan lagi gegara dijanjikan uang sejumlah warga Lesepu telah membuka rekening bank dengan modal dasar Rp.100.000. Tapi
Bupati sudah lupa, kami pernah tanya soal uang Rp.7,5 juta itu.
Tidak waktu lalu maju Pilkada sebelumnya Bupati Agus Taolin
pernah ditandu warga Haliwen saat melakukan kampanye di Lesepu.
"Saya juga terlibat dalam tandu Bupati Agus Taolin saat kampanye di Lesepu. Setelah naik lupa semua," tambah Agustinus salah seorang warga Lesepu.
Akui dia, mengenai dijanjikan uang sebesar Rp.7,5 juta dirinya juga menjadi salah satu warga yang membuka rekening untuk dapatkan uang tersebut.