Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Atambua panen terong hasil budidaya Warga Binaan Lapas Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Kamis (15/8/2024)
KATANTT.COM---Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Atambua kembali meraih kesuksesan dalam mengikuti program pembinaan kemandirian bidang pertanian.
Hal itu ditandai dengan pelaksanaan panen terong hasil budidaya Warga Binaan oleh Kalapas Atambua bersama jajarannya dan tujuh orang Warga Binaan di atas lahan seluas 3.500 M2, Kamis (15/8/2024) pagi.
Kalapas Atambua, Bistok Oloan Situngkir mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan WBP dalam bidang.
“Kegiatan pertanian tidak hanya dikembangkan di luar tembok Lapas saja namun lahan yang ada di dalam tembok Lapas juga diberdayakan. Ini adalah bukti nyata bahwa dengan kesungguhan dan bimbingan yang tepat, WBP mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas,” ujar dia.
Dijelaskan, pembinaan WBP didampingi kangsung oleh Kasubsi Kegiatan Kerja, Andra Sukabir & Staf Kegiatan Jerja, Selfianus Maleipada mulai dari proses penyiapan lahan, penyiapan bibit, penanam hingga proses perawatan tanaman.
"Selanjutnya hasil panen akan dipasarkan kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau. Hal ini tidak hanya bertujuan untuk perkenalkan produk hasil WBP kepada masyarakat, tetapi juga untuk meningkatkan pendapatan negara dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)," ungkap Situngkir.
Diharapkan, pembinaan kemandirian kerja ini dapat memberikan bekal ketrampilan dan keahlian kerja bagi WBP sehingga ketika bebas mampu berkarya sendiri serta tentunya bermanfaat.