• Bisnis

Modal Inti Bank NTT Aman, Dirut Alex Riwu Kaho: Tidak Benar Turun jadi BPR

Imanuel Lodja | Jum'at, 10/02/2023 14:02 WIB
Modal Inti Bank NTT Aman, Dirut Alex Riwu Kaho: Tidak Benar Turun jadi BPR Bupati Malaka, Simon P Nahak didampingi Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho bersama sama Direktur Dana dan Treasury, Johanis L. Praing, Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe dan Kadiv Corsec dan Legal, Endri Wardono saat memberikan keterangan kepada wartawan usai pertemuan di ruang rapat direksi Kantor Pusat Bank NTT, Kamis (9/2/2023).

KATANTT.COM--Mimpi besar Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan mimpi seluruh masyarakat NTT menjadikan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT menuju Bank Devisa di tahun 2024 bakal segera terwujud. Syarat modal inti minimum dari bank kebanggaan masyarakat Flobamorata senilai Rp 3 triliun sebentar lagi tercapai.

Mengusung spirit Kerja Keras dan Kerja Cerdas oleh manajemen yang saat ini dipimpin oleh Harry Alexander Riwu Kaho (Direktur Utama), Hilarius Minggu (Direktur Teknologi, Informasi dan Operasional), Paulus Stefen Messakh (Direktur Kredit), Johanis Landu Praing (Direktur Dana dan Treasury) dan Christofel Adoe (Direktur Kepatuhan) bakal mampu mewujudkan mimpi besar ini.

Sebagaimana diungkapkan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada wartawan, Kamis (9/2/2023) bahwa saat ini Modal Inti Minimum Bank NTT sudah menyentuh angka Rp 2,4 triliun. Tersisa Rp Rp 600 miliar yang harus digenapi oleh para pemegang saham.

Bagi Alex Riwu Kaho, biasa disapa, dengan progress keuangan di awal tahun 2023, sesuai pengamatannya, Bank NTT akan mencapai target modal inti Rp 3 triliun seperti yang disyaratkan dalam Peraturan OJK mengenai Konsolidasi Bank Umum.

“Kita bersyukur kepada para pemegang saham karena ikut peduli dengan kondisi kita sehingga mereka datang sendiri. Pak Bupati Malaka selaku pemegang saham Seri A beliau datang sendiri untuk memastikan seperti apa bentuk kerjasama yang dilakukan agar segera memenuhi modal inti. Terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak sehingga saat ini, modal inti kita sudah Rp 2, 4 T dan kita sangat optimis akan tercapai hingga batas waktu," kata Alex Riwu Kaho.

"Jadi kekuatiran banyak orang bahkan pernyataan-pernyataan bahwa Bank NTT akan turun menjadi BPR itu tidak benar dan terimakasih karena masyarakat sudah lebih bijak menyaring serta memverifikasi informasi,” tegas Alex Riwu Kaho usai menerima Bupati Malaka, Simon P Nahak di ruang rapat direksi, Kamis (9/2/2023) siang.

Saat itu Dirut Bank NTT, Alex Riwu Kaho tak sendirian melainkan bersama-sama Direktur Dana dan Treasury, Johanis L. Praing, Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe dan Kadiv Corsec dan Legal, Endri Wardono.

Terima Kasih Kepada Media

Alex Riwu Kaho sangat berterima kasih kepada media, karena sudah memberitakan secara objektif mengenai Bank NTT hari ini, dan terlebih melakukan tugas-tugas verifikasi akan kebenaran informasi itu sehingga publik pun bisa mengetahui perkembangan kinerja bank yang mengusung tagline sebagai ‘Bank Kebanggaan Masyarakat NTT’ ini.

Sementara Bupati Malaka, Simon P Nahak, seusai pertemuan, menyikapi tenang berbagai polemik yang terjadi akhir-akhir ini. “Bagi saya tidak ada problem. Setiap orang yang mau menjadi besar biasanya banyak tantangan. Apalagi saya lihat dari konteks permasalahannya, karena saya orang hukum. Rotasi dan sebagainya, jika ada polemik, itu administratif. Yang justru saya takutkan adalah, ketika para pejabat-pejabat bank ini melakukan tindakan kejahatan perbankan. Nah sejauh ini tidak,”tegasnya.

Dikatakannya, masyarakat NTT mestinya bangga karena memiliki sebuah bank yang hari ini bertansformasi luar biasa. Karena itu kedatanganya tak lain memberi dukungan, dan juga membicarakan mengenai kerjasama-kerjasama kedepan, yakni soal penyertaan modal dalam bentuk inbreng dan beberapa topik lainnya. ***

FOLLOW US