• Nusa Tenggara Timur

Dari Pulau Semau Gubernur NTT Bangun Optimisme Lawan Covid-19 dan Bangkitkan Geliat Ekonomi

Semy Andy Pah | Kamis, 02/09/2021 20:03 WIB
Dari Pulau Semau Gubernur NTT Bangun Optimisme Lawan Covid-19 dan Bangkitkan Geliat Ekonomi Pace Pallo

katantt.com--Banyak warganet yang nyinyir ketika acara pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Nusa Tenggara Timur di Pantai Otan, Desa Otan Kecamatan Semau Pulau Semau Kabupaten Kupang, Jumat (27/8/2021) lalu. Soal pro dan kontra itu biasa dalam sebuah perhelatan politik di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

"Tidak ada masalah, jika acara di Pulau Semau kemudian dipolemikkan dengan alasan melanggar protokol kesehatan dan lain sebagainya. Yang saya tahu, acara di Pulau Semau sudah menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, bahkan para peserta harus menjalani swab antigen," kata tokoh masyarakat Pulau Semau, Simon Petrus Pallo kepada wartawan, Kamis (2/9/2021).

Simon Petrus Pallo atas nama seluruh masyarakat Pulau Semau, menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dan Wagub NTT, Josef Nae Soi bersama para bupati, wakil bupati, sekda dan pejabat lain yang telah berkenan berkunjung ke Pulau Semau.

Menurut Simon Petrus Pallo yang adalah Ketua Tim Percepatan Semau Masuk ke Kota Kupang, substansi acara di Pulau Semau adalah bagaimana seorang pemimpin yang memberi teladan dengan membangun optimisme kepada masyarakat NTT untuk bersama-sama mulai `bersahabat` atau `berdamai` dengan Covid-19.

"Kita tidak perlu ketakutan yang berlebihan melawan Covid-19, justru harus berani berdamai dengan Covid-19 namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Saya yakin, semua peserta yang hadir, sudah menjalani vaksinasi jadi tidak usah takut yang berlebihan," beber Pace, demikian biasa disapa.

Selain itu, Pace menegaskan bahwa substansi lain yang sangat penting adalah bagaimana Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Wagub NTT, Josef Nae Soi, sebagai pemimpin di NTT terus mendorong upaya pemulihan ekonomi khususnya pelaku UMKM yang tetap eksis di tengah pandemi Covid-19.

Pace yang merupakan salah satu pelaku ekonomi di Kota Kupang mengakui dampak pandemi Covid-19 telah menghancur perekonomian di NTT. Apalagi setelah pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di sejumlah daerah membuat ekonomi di NTT kian terpuruk.

Secara khusus Pace yang juga Pimpinan PT Hasjrat Abadi Cabang Kupang selaku dealer sepeda motor Yamaha di NTT mengapresiasi semua pihak khususnya Bank NTT yang begitu peduli, mendorong pertumbuhan UMKM di Pulau Semau. Sejak, Indonesia berdiri baru pertama kali Pulau Semau menjadi tuan rumah sebuah acara pemerintahan yang dihadiri seluruh bupati/wakil bupati dan para pejabat lainnya.

"Kita minta aparat kepolisian lebih arif menyelidiki kasus ini. Sepanjang, acara ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat tentu patut menjadi contoh untuk acara-acara pemerintahan yang lain. Jika alasan pandemi Covid-19, kemudian pemerintah daerah juga diam-diam saja, maka ekonomi kita akan semakin hancur," jelas Pace lagi.

Ia menyayangkan ulah oknum tak bertanggungjawab yang memposting video tak utuh terkait acara pengukuhan TPKAD di Pulau Semau hingga menuai polemik. Apalagi video tak utuh tersebut, kemudian dijadikan refernesi untuk menekan aparat kepolisian melakukan penegakan hukum .

 

 

FOLLOW US