Tim Basarnas berhasil mengevakuasi lima nelayan yang terdampar di wilayah selatan Rote Ndao menggunakan KN SAR Antareja 233.
katantt.com--Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang menerima laporan dari Bayu Laduma bahwa 1 buah body batang dengan person On Board (POB) 5 orang yang mengalami mati mesin kurang lebih 20 NM di Selatan Pulau Rote, NTT.
Para penumpang yakni Panjul (35), Mbuak (25), Arman (25), Ridwan (50) dan Suhading (18).
Diketahui bahwa pada tanggal 7 Mei 2021 sekitar pukul 07.00 Wita, 1 buah perahu body batang dari Pelra Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, NTT menuju ke perbatasan Australia untuk mencari ikan.
kemudian tanggal 10 Mei 2021 sekitar pukul 07.00 Wita, perahu body batang berlayar kembali dari perbatasan dan mengalami mati mesin.
Selasa (11/5/2021) sekitar pukul 01.45 wita, diberangkatkan Rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang berjumlah 4 orang, ABK KN SAR Antareja 233 berjumlah 12 orang dengan menggunakan KN SAR Antareja 233 dilengkapi Palsar pendukung lainnya menuju lokasi kejadian guna melaksanakan operasi SAR.
Pukul 07.30 Wita, perahu body batang tersebut berhasil ditemukan pada koordinat 10˚56ʹ39,78"S - 122˚33`22,64"E.
Semua korban dalam keadaan selamat dan diantar ke daratan terdekat di Nemberala.
Selanjutnya, korban diserahkan kepada anggota Rescuer Pos Siaga SAR Rote Ndao bersama Kalak BPBD Kabupaten Rote Ndao untuk selanjutnya ke pihak keluarga di Papela, Kabupaten Rote Ndao.
Evakuasi melibatkan tim diantaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Rescuer Pos Siaga SAR Rote Ndao, BPBD Kabupaten Rote Ndao, Lanal Rote, Pol AL P.Dhana, Polair Polres Rote Ndao dan keluarga korban.
"Dengan ditemukannya, perahu body batang tersebut, operasi SAR dinyatakan selesai. Semua unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Frizer, SE MM, Selasa (11/5/2021) sambil mengucapkan terima kasih atas tugas kemanusiaan yang telah dilaksanakan.