• Nusa Tenggara Timur

Kunjungi Malaka, Wamen PUPR Pastikan Bendungan dan Jembatan Benenain Segera Diperbaiki

Imanuel Lodja | Kamis, 22/04/2021 21:17 WIB
 Kunjungi Malaka, Wamen PUPR Pastikan Bendungan dan Jembatan Benenain Segera Diperbaiki Wakil Menteri (Wamen) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jhon Wempi Wetipo saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Malaka melihat langsung kondisi jembatan darurat yang dibangun guna menormalkan akses transportasi.

katantt.com--Wakil Menteri (Wamen) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jhon Wempi Wetipo memastikan, tiga bendungan besar yang rusak total akibat banjir bandang di Kabupaten Malaka segera dibangun kembali.

"Negara pasti hadir ketika rakyat mengalami musibah bencana alam," ujarnya, Rabu (21/4/2021).

Menurut Wamen Jhon Wempi Wetipo, kerusakan jalan raya, jembatan dan bendungan akibat terjangan banjir bandang akan ditangani oleh pemerintah pusat.

Wamen Jhon Wempi Wetipo dalam kunjungannya ke kabupaten Malaka, NTT langsung meninjau kondisi jembatan dan Bendungan Benenai, yang miring diterjang banjir bandang, saluran utama Benenai, serta pembangunan jalur alternatif, yang sedang dikerjakan pemda Malaka untuk melancarkan transportasi warga.

"Melihat kondisi jembatan dan bendungan pascabencana, untuk penanganan jangka pendek dan jangka panjang.

Khusus kerusakan bendungan Benanai, sudah ada solusi bahwa pekerjaan ini cepat jalan, ada beberapa kemungkinan.

Pihaknya akan melakukan kegiatan penanganan darurat, tergantung pada bupati serta warga, untuk saling komunikasi pinjam pakai lahan.

"Untuk normalisasi bendungan Benenai, maka harus pinjam lahan milik lima keluarga, yang ada di sekitar kawasan bendungan. Tinggal bupati komunikasi dengan mereka bahwa ini soal penanganan darurat," tandas Wamen Jhon Wempi Wetipo.

Pinjam pakai lahan ini dilakukan, sambil menunggu pekerjaan permanen yang membutuhkan waktu cukup lama, yakni 18 bulan ke depan.

"Kita pinjam pakai sementara setelah selesai pembangunan permanen maka lahan dikembalikan. Khusus di NTT memang ada tiga bendungan yang rusak yakni Benanain di Malaka, Kambaniru di Sumba Timur dan Mena di TTU," ungkapnya.

Ia menambahkan, terkait perbaikan jembatan dan jalan ditargetkan dalam waktu enam hingga tujuh bulan ke depan, sudah bisa digunakan kembali oleh warga.

"Kita belum ketahui seberapa besarnya anggaran karena kita tidak merencanakan, ini musibah alam. Kita fokus membangun sehingga rakyat bisa gunakan akses jalannya. Untuk bendungan warga bisa gunakan airnya seperti semula, demi selamatkan hasil pertanian," jelas Jhon Wempi Wetipo.

Penjabat Bupati Malaka, Viktor Manek mengatakan, terkait pinjam pakai lahan pihaknya akan segera melakukan komunikasi bersama pemilik, agar lahannya dimanfaatkan demi keberlanjutan pembangunan.

"Terkait bencana banjir bandang Malaka ini sudah saya tetapkan sebagai darurat bencana. Akhirnya bantuan terus mengalir untuk para korban dari berbagai pihak," tandasnya.

FOLLOW US