• Nusa Tenggara Timur

Wanita Asal Sukabumi Ditemukan Meninggal di Kupang Dalam Kamar Kost

Imanuel Lodja | Minggu, 03/01/2021 09:23 WIB
Wanita Asal Sukabumi Ditemukan Meninggal di Kupang Dalam Kamar Kost ilustrasi

katantt.com--Warga Kelurahan Tuak Daun Merah Kecamatan Oebobo, Kota Kupang dibuat geger dengan penemuan seorang wanita bernama Puji Arti,29, yang sudah meninggal dunia dalam salah satu kamar kost.

Karyawati swasta yang juga berasal dari Kampung Cigadog, RT 001/RW 003, desa Tenjolaya-Cicurug, Sukabumi-Jawa Barat ditemukan meninggal dalam kamar kost nya, Sabtu (2/1) malam.

Jasad korban yang sudah dipenuhi lalat ditemukan di salah satu kamar kost nomor 5 milik AKP Anjasmara di kost `Carla` di Jalan Manafe gang Siaga II, RT 09/RW 03, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Korban pertama kali ditemukan oleh Winda Wea,20, seorang mahasiswi yang selama ini menjaga kost Carla.

Saat itu pemilik kost, DG Anjasmara baru tiba di Kupang.

Ia mendapat laporan dari Winda Wea kalau korban selama ini sakit, namun Winda dan penghuni kost yang lain tidak mengetahui korban sakit apa.

Pemilik kost kemudian meminta bantuan Winda Wea untuk mengecek korban dikamar tidurnya.

Winda pergi ke kamar korban dan membuka pintu kamar nomor 5 yang tidak terkunci.

Ia kaget melihat korban dalam keadaan tidur dengan posisi tertelungkup serta tidak bergerak.

Pada tubuh korban terdapat beberapa lalat yang hinggap di tubuh korban.

Winda pun langsung lari menyampaikan kejadian tersebut kepada Tesa Wea,22 dan Ria Wea,23, yang sedang bercerita kepada pemilik kost bahwa korban tidak bergerak dan dalam keadaan tertelungkup.

Pemilik kost bersama Tesa Wea dan Ria Wea pergi melihat korban dikamarnya.

Selanjutnya Winda Wea dan pemilik kost ke Polres Kupang Kota melaporkan kejadian tersebut guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Winda dan Tesa Wea mengaku kalau pada Kamis (31/12/2020) malam sekitar pukul 19.00 wita, mereka melihat seorang pria dan seorang perempuan yang tidak dikenal datang masuk kedalam kamar korban.

Sementara Ria Wea mengaku kalau pada Jumat (1/1/2021) petang sekitar pukul 16.30 wita, mendengar suara sesuatu yang jatuh dari dalam kamar korban.

Winda Wea sendiri mengaku kalau selama ini korban mengeluh rasa sakit pada bagian perut yang baru selesai dioperasi.

Namun korban tidak pernah menceritakan soal sakit yang diderita korban kepada orang lain.

Selama ini korban sering batuk-batuk dan juga saat bicara, suara korban tidak terdengar jelas.

Korban juga selama ini meminta tolong kepada Winda Wea untuk membantu membeli keperluan korban seperti membeli minyak kayu putih, membeli air mineral (aqua), membeli bubur ayam dan menarik uang di ATM.

Saat polisi dari Polres Kupang Kota datang melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara, di kamar korban ditemukan beberapa helai rambut disekitar tubuh korban.

Selain itu, ditemukan handphone Xiomi warna hitam, uang tunai Rp 557.200, 1 kantong plastik berisi obat-obatan, satu buah dompet warna merah, KTP dan kartu BPJS korban, kartu berobat korban, ATM BCA, 1 bungkus rokok, ice burst, 2 botol minyak kayu putih, 1 botol baby oil, hasil rontgen korban, 2 buah pemantik dan 1 buah masker warna hijau.

Berdasarkan hasil rontgen yang ditemukan di dalam kamar atas nama korban, diketahui kalau korban menderita positif TBC.

Saat ditemukan, korban pada posisi tidur telungkup di lantai kamar serta ada darah dari lubang hidung.

Polisi langsung memasang police line di lokasi kejadian dan selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan barang-barang yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

Jenasah korban kemudian dibawa petugas medis ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk visum.

Sementara itu, penyidik Sat Reskrim Polres Kupang Kota memeriksa saksi-saksi rekan tempat kost dan pemilik tempat kost.

"Hingga saat ini, kita belum dapat menghubungi keluarga korban," ujar kasat Reskrim Polres Kupang kota, Iptu Hasri Manasye Jaha, Sabtu (2/1) malam.

 

FOLLOW US