• Nusa Tenggara Timur

Pengembangan Pertanian Lahan Kering Harus Membantu Pembangunan di NTT

Djemi Amnifu | Jum'at, 27/11/2020 06:00 WIB
Pengembangan Pertanian Lahan Kering Harus Membantu Pembangunan di NTT Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Rektor Undana, Prof Fredrik Benu saat menghadiri Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana dengan tema Pola Pertanian Lahan Kering Berkelanjutan


katantt.com--Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan pengembangan sektor pertanian khususnya pertanian lahan kering harus ikut membantu pembangunan daerah.

"Tentu harus menggandeng pariwisata sebagai lokomotif utamanya.Sektor pertanian, peternakan, serta perikanan harus mampu menjadi suplai chain bagi pariwisata," kata Viktor Bungtilu Laiskodat.

Penegasan ini dilecutkan orang nomor satu di NTT saat membuka Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana dengan Tema Pola Pertanian Lahan Kering Berkelanjutan di Kupang, Kamis (26/11).

"Suplai chain dari sektor-sektor tersebut harus bisa dihasilkan dari NTT sendiri bukan dari luar. Komoditi unggulan dari sektor pertanian lahan kering diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pariwisata," tambahnya.

Ia menambahkan dalam hasil survei menunjukan bila pandemi Covid-19 berakhir maka destinasi pariwisata dengan atraksi alam dan budaya akan paling banyak dikunjungi.

Tentunya NTT akan dapat keuntungan karena atraksi alam dan budaya yang atraktif dan eksotis adalah ciri khasnya.

"Terima kasih kepada Kampus Undana yang sudah menyelenggarakan seminar ini dan tentunya saya berharap mahasiswa lulusan fakultas pertanian harus mampu menjadi pengusaha di sektor pertanian," imbuhnya.

Begitu pun kata Viktor, dengan lulusan Fakultas Peternakan, Perikanan dan lainnya untuk menjadi pengusaha dibidangnya.

"Selama ini SDM lulusan sarjana yang ada di NTT masih memiliki pola pikir hanya mau untuk menjadi PNS. Setiap kali lulus dari kampus hanya tunggu lowongan PNS. Memang ada baiknya, namun kuota penerimaannya terbatas," ujarnya.

Imbasnya kata Viktor, angka pengangguran yang tinggi. Karena itu, lulusan sarjana pertanian harus bisa menjadi pengusaha di bidang pertanian.

"Itu sungguh luar biasa karena ilmu bukan hanya dipelajari namun juga bisa membantu di tengah masyarakat dan membantu untuk kemandirian dirinya sendiri," tandas Viktor.

Sementara itu, Rektor Univesitas Nusa Cendana Prof Fredrik Benu mengatakan pengembangan pertanian lahan kering sebagai salah satu ujung tombak Perguruan Tinggi dan pemerintah dan masyarakat untuk membangun pertanian sekaligus menjawab persoalan yang ada.

"Terima kasih pada Bapak Gubernur (Viktor Bungtilu Laiskodat) yang sudah memberikan dukungan. Baru-baru ini juga beliau menghimpin para pimpinan Perguruan Tinggi yang ada di Timor, Sabu, Rote dan Alor bertekad bersama mewujudkan tanggung jawab pembangunan di tengah masyarakat melalui MoU yang ditandatangani bersama," ujarnya.

Ia menambahkan, perkuliahan di kampus kini tidak hanya mengajarkan teori pada mahasiswa namun mengambil tanggung jawab mengatasi persoalan di masyarakat.

FOLLOW US