KATANTT.COM---Perkembangan teknologi digital saat ini membawa pengaruh besar dalam dunia pendidikan. Kemudahan dalam mengakses informasi kini melampaui hambatan masa lalu yang terbatas pada referensi literatur cetak.
KATANTT.COM---Di tengah tuntutan hidup yang semakin kompleks, kemampuan mengelola keuangan menjadi kunci ketahanan keluarga. Menyadari hal itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Nabit, menginisiasi pelatihan literasi keuangan bagi 19 kelompok Usaha Bersama Simpan Pinjam (UBSP) di Kecamatan Langke Rembong.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) meluncurkan dan menjadikan Desa Kaliuda, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, sebagai desa percontohan pelaksanaan Program Ekosistem Keuangan Inklusi (EKI) di NTT.
Pemerintah Kota Kupang berkomitmen memberi perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan khususnya pendidikan dasar. Hal ini dibuktikan Penjabat Wali Kota Kupang, George Melkianus Hadjoh, SH, yang rutin menyambangi sekolah hampir setiap hari
Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi mengajak para mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi literasi digital untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta skill atau keterampilan di tengah perkembangan zaman.
PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT kembali melaksanakan Penjurian Program ‘Ramai Skali’ Bank NTT untuk tahun kedua di Alun-alun Kota Kupang, Sabtu (15/10/2022).
Demi meningkatkan minat baca generasi di tengah pandemi Covid-19, Rumah Baca DeWengkong yang berlokasi di Desa Kole, Kecamatan Satarmese Utara, Kabupaten Manggarai menghadirkan Perpustakaan Daerah Kabupaten Manggarai untuk memfasilitasi dalam kegiatan membaca di rumah Baca DeWengkong, Jumat, (1/10/2021)
salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya agenda transformasi digital adalah menciptakan masyarakat digital, di mana kemampuan literasi digital masyarakat memegang peranan penting di dalamnya.
Perpusnas optimis dengan jerih payah semua dan dukungan pemerintah daerah akan membawa kemajuan perpustakaan dalam upaya memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, utamanya dalam peningkatan budaya literasi
kegiatan proses pembelajaran di luar program studi selama tiga semester dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran dan lulusan pendidikan tinggi sesuai dengan kebutuhan zaman dan kebutuhan dunia industri atau kerja.