KATANTT.COM---Suasana haru menyelimuti Aula St. Yoseph, Katedral Ruteng, Sabtu (29/11/2025). Satu per satu, anak-anak migran yang tinggal jauh dari keluarga di rumah kos dan asrama menerima kasur, selimut, dan pakaian baru. Senyum kecil muncul di wajah mereka, seakan beban hidup yang mereka pikul pelan-pelan terangkat.
Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT memfasilitasi pemulangan Elvi Normawati Kun (41), warga Desa Aplasi, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT yang terjerat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Polisi di Polres Rote Ndao telah mengamankan imigran yang merupakan warga negara asing asal Bangladesh. Ada 15 orang yang diamankan di Desa Kolobolon, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao pada Kamis (19/12/2024).
Selama tiga tahun terakhir atau dalam kurun waktu 2022-2024, sebanyak 224 perempuan dan anak dipulangkan dari Malaysia ke masing-masing daerah asalnya di NTT. Selama tahun 2022 terdapat 65 kasus, tahun 2023 sebanyak 74 kasus dan tahun 2024 terdapat 83 Kasus.
Perahu motor bermuatan sembilan orang pekerja migran Indonesia (PMI) tenggelam di Malaysia. Kecelakaan laut ini menyebabkan satu orang tewas dan dua oranh dinyatakan hilang. Sementara enam orang penumpang selamat.
Sili Namat (47), pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Rondowoing, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan meninggal dunia di Malaysia.
Petrus Tupen Gego alias Rahman (50), Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural/ilegal asal Kabupaten Flores Timur, meninggal di Malaysia. Rahman yang sudah 30 tahun bekerja di Malaysia meninggal di Hospital Kajang Malaysia pada 11 Juli 2024 lalu.
Jenazah Agustinus Mali, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal di Malaysia karena dibunuh dibawa ke Kabupaten Belu. Jenazah batal diberangkatkan ke Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk dimakamkan.
Paulus Mau (40), asal Kelurahan Manuaman, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu dan Agustinus Mali (50), asal Desa Elopada, Kecamatan Tana Righu, Kabupaten Sumba Barat, merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Keduanya meninggal dunia di negara Malaysia.