Perubahan iklim merupakan krisis global yang dampaknya dirasakan secara nyata dan semakin akut, terutama oleh masyarakat yang tinggal di wilayah-wilayah rentan di Indonesia. Dari kota-kota besar seperti Jakarta dan Yogyakarta yang menghadapi tantangan banjir dan polusi, hingga wilayah seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), NTB, dan Papua yang berjuang menghadapi krisis ekologi, krisis air, cuaca ekstrem, dan ancaman ketahanan pangan—masyarakat adat dan lokal berada di garis depan perjuangan menghadapi krisis ini. Namun, di balik tantangan tersebut, tumbuh beragam inisiatif lokal yang sarat inovasi, memanfaatkan pengetahuan adat berbasis kearifan lokal, pengalaman langsung, dan semangat gotong royong.
KATANTT.COM---Komunitas Sahabat Tani Go salurkan bantuan benih hortikultura bagi Kelompok Tani (Poktan) di Peso, Kelurahan Pagal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT pada Minggu (11/05/2025).
Komunitas Alakzaa yang merupakan warga asal Pulau Jawa dan tinggal di Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur menggelar peringatan Maulud Nabi Muhanad SAW 12 Rabiul awal 1444 H/2022 M, Jumat (7/10/2022) malam.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap tanggal 28 Oktober, membuat Komunitas Bonsai (Koboi) Kota Kupang kerjasama dengan Dekranasda NTT menggelar Pameran 1000 Pohon Bonsai di halaman rumah jabatan Gubernur NTT sekaligus mendemonstrasikan cara membuat bonsai.