Banjir Hantam Jembatan Batu Merah Laus, Akses Transportasi Menuju Sulamu Lumpuh

Imanuel Lodja | Minggu, 01/01/2023 09:11 WIB

Hujan intensitas besar kembali mengguyur wilayah Kabupaten Kupang sejak Sabtu (31/12/2022) malam. Pada Minggu (1/1/2023) subuh sekitar pukul 02.14 wita, terjadi bencana banjir di sekitar bantaran jembatan Batu Merah Laus, Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Kondisi jembatan Batu Merah Laus di Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang yang roboh diterjang banjir menjadi tontonan warga, Minggu (1/12/2022).

KATANTT.COM--Hujan intensitas besar kembali mengguyur wilayah Kabupaten Kupang sejak Sabtu (31/12/2022) malam. Pada Minggu (1/1/2023) subuh sekitar pukul 02.14 wita, terjadi bencana banjir di sekitar bantaran jembatan Batu Merah Laus, Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Kondisi ini mengakibatkan kurang lebih belasan rumah terendam air luapan kali Batu Merah.
warga pun keluar rumah dan memenuhi jalan raya jalur Oelasai-Sulamu, Kabupaten Kupang.

Sementara sekitar 500 meter dari lokasi pertama terdapat jembatan Nunpisa tepatnya di Dusun IV, Desa Oelatimo putus total. "Kendaraan maupun pejalan kaki tidak dapat melalui jalan tersebut," ujar Kapolres Kupang, AKBP FX Irwan Arianto, SIK MH ketika dikonfirmasi Minggu (1/1/2023).

Disebutkan kalau saat ini di lokasi tersebut terdapat banyak warga yang ke luar ke jalan raya. Anggota Polri bersama warga pun siaga di lokasi tersebut membantu warga yang hendak melintasi kawasan tersebut. "Karena hujan deras mengakibatkan putusnya jembatan Nunpisa Desa Oelatimo Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang," tandasnya.

Baca juga :

Akibat putusnya jembatan tersebut maka sejak kejadian sampai saat ini terjadi tumpukan kendaraan maupun pejalan kaki yang hendak melintasi jembatan tersebut baik dari arah Oelamasi maupun sebaliknya dari Amfoang, Fatuleu Barat maupun Sulamu ke Oelamasi.

Sampai saat ini belum ada jalan alternatif yang ada untuk dilewati berhubung kondisi sekitar jembatan terdapat banyak semak belukar dan pohon. Alat berat berupa eksafator maupun loder tidak dapat membersihkan lokasi untuk dijadikan jalan alternatif.

TAGS : Kupang Jembatan Roboh Akses Transportasi Lumpuh