Penjabat Wali Kota Kupang Minta Pengurus PKK Bermitra dengan Masyarakat

Semy Andy Pah | Selasa, 11/10/2022 05:21 WIB

Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Kupang, sebaiknya tidak berada di kantor, tapi di lapangan berbaur dengan para RT dan masyarakat dalam memberikan pemberdayaan dan edukasi. Penjabat Wali Kota Kupang, George Melkianus Hadjoh saat melantik Pengurus PKK Kota Kupang periode 2022-2023, di lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang, Senin (10/10/2022)

KATANTT.COM--Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Kupang, sebaiknya tidak berada di kantor, tapi di lapangan berbaur dengan para RT dan masyarakat dalam memberikan pemberdayaan dan edukasi.

"Saya minta para pengurus PKK Kota Kupang bisa memberikan sosialisasi juga bagi warga yang tidak memiliki pekarangan, misalnya mereka bisa menanam cabe, bawang merah, tomat atau sayur-sayuran di polybag, pot atau drum bahkan media lainnya yang bisa dipakai untuk bertanam," kata Penjabat Wali Kota Kupang, George Melkianus Hadjoh saat melantik Pengurus PKK Kota Kupang periode 2022-2023, di lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang, Senin (10/10/2022)

Menurut George, apa bila ada warga atau masyarakat yang piara ternak kecil seperti ayam, ikan, atau bebek, bisa diarahkan agar memelihara dengan sistem bioflok, terpal atau sistem kolam.

Semua ini harus dilaksanakan dengan baik, untuk mencegah inflasi sebab tahun 2023, merupakan masa yang cukup sulit, akan timbul kesulitan pangan dan energi. "Maka dengan kita menjaga ketersediaan pangan, tidak akan terpengaruh jika daerah atau negara menghentikan pengiriman stok pangannya,” ujarnya.

Baca juga :

George, juga mengingatkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang telah menginventarisir lahan tidur, yang ada saat ini sekitar 1.000 hektare, yang belum tergarap sama sekali.

"Kita sudah bagikan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Kupang untuk dimanfaatkan. Saya harap Pengurus PKK benar-benar terlibat di dalamnya, sebab sentuhan tangan seorang ibu berbeda, lebih detai, sabar dan setia," kata George.

Untuk itu pengurus PKK harus bisa berkolaborasi, baik dengan OPD, RT, RW, Lurah maupun camat serta warga, sehingga bisa mengaplikasikan program-programnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ia menjelaskan bahwa, PKK harus punya data di masing-masing RT, tentang keluarga-keluarga yang perlu diintervensi atau diterapi, agar ada perubahan di wilayah tersebut.

"Harus memiliki data yang berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan, Anak dan KBI Kota Kupang,dengan koordinasi tersebut, akan diperoleh data tentang stunting dan gizi buruk di Kota Kupang,” tutupnya.

TAGS : Penjabat Wali Kota Kupang Tim Penggerak PKK