Sinergitas TNI-Polri dalam pengamanan kegiatan keagamaan di masyarakat.
KATANTT.COM---Pemandangan penuh kesejukan dan sarat nilai toleransi tersaji di pesisir selatan Kabupaten Manggarai. Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Keuskupan Ruteng menggelar aksi kemanusiaan bertajuk “Kunjungan Kasih” dengan menyambangi umat Muslim di Masjid Al-Mu’minin Nanga Paang, Desa Legu, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Senin (25/5/2026).
Kegiatan yang dibalut semangat persaudaraan lintas agama itu mendapat pengawalan langsung dari personel Babinsa Koramil 1612-05/Satarmese, yakni Praka Anas Ferdian dan Pratu Hairul Rezeki, bersama jajaran Polsek Iteng. Kehadiran aparat TNI-Polri di tengah masyarakat memastikan seluruh rangkaian penyerahan hewan kurban dan bantuan sembako berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.
Kunjungan kasih tersebut tidak sekadar menjadi seremoni simbolis, melainkan wujud nyata kepedulian sosial dan eratnya hubungan antarum at beragama di tanah Manggarai. Dalam kegiatan itu, pihak Keuskupan Ruteng yang didampingi Pastor Paroki Iteng menyerahkan bantuan hewan kurban serta ratusan paket sembako kepada umat Muslim di Nanga Paang.
Babinsa Koramil 1612-05/Satarmese, Praka Anas Ferdian, mengaku bangga dan terharu menyaksikan momentum kebersamaan tersebut. Menurutnya, tugas Babinsa tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga merawat jembatan sosial dan nilai toleransi yang telah diwariskan para leluhur.
“Kami dari Koramil Satarmese sangat mengapresiasi langkah mulia yang diinisiasi oleh Keuskupan Ruteng. Ini adalah potret asli Indonesia, khususnya Manggarai, di mana perbedaan keyakinan tidak pernah menjadi sekat untuk saling berbagi kasih. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa kemanunggalan TNI bersama rakyat, serta sinergi lintas agama, selalu terjaga dengan aman dan harmonis,” ujar Praka Anas Ferdian.
Suasana penuh kehangatan itu disambut antusias oleh warga setempat. Ahmad Jalaluddin (45), salah satu tokoh pemuda sekaligus jemaah Muslim Nanga Paang, mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan Keuskupan Ruteng kepada umat Muslim menjelang Idul Adha.
“Jujur, kami sangat terharu dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yang Mulia Bapak Uskup dan seluruh rombongan Keuskupan Ruteng. Bantuan hewan kurban dan sembako ini sangat berarti bagi kami untuk menyambut Idul Adha dua hari lagi. Tidak lupa juga untuk bapak-bapak Babinsa yang selalu ada di tengah-tengah kami, menjaga kami, dan membuat acara ini terasa begitu hangat. Ini adalah bukti bahwa di Satarmese, kita semua adalah saudara,” ungkap Ahmad.
Kegiatan yang berlangsung di pelataran Masjid Al-Mu’minin tersebut dihadiri sekitar 100 jemaah. Nuansa kekeluargaan tampak begitu kuat ketika tokoh agama Katolik dan Islam duduk bersama dalam satu kebersamaan, didampingi Camat Satarmese, Kepala Desa Legu, serta unsur Forkopimcam lainnya.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, situasi di Desa Legu dilaporkan tetap aman dan kondusif. Momentum itu meninggalkan pesan kuat tentang indahnya hidup berdampingan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika serta menjadi contoh nyata toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Kabupaten Manggarai.