(dok.ist)
KATANTT.COM---Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Belu mengirimkan 49 atlet atau kenshi yang akan berlaga dalam even Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) NTT dan juga Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Kupang 8-13 September 2025.
Adapun, dari 49 Kenshi yang dikirim terdiri dari, 33 atletnya akan mengikuti POPDA. Sedangkan 16 kenshi akan berlaga membawa nama Kabupaten Belu dalam turnamen Kejurda.
Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Perkemi Belu, Jefri Nahak saat melepas para Atlet Kempo berangkat menuju Kupang, Minggu (7/9/2025) menegaskan kembali komitmen untuk merebut juara umum dalam even POPDA maupun Kejurda.
"Para kenshi yang berangkat hari ini ke Kupang, ibu kota provinsi NTT, para atlit untuk menjaga nama baik kita. Harus pertahankan apa yang sudah kita peroleh pada tahun-tahun sebelumnya. Alangkah lebih baik lagi kalau kita rebut juara umum," tegas dia.
Lebih lanjut Epi sapaan akrab mantan Pimpinan DPRD Belu ini meminta para kenshi serius dan menunjukkan diri sebagai atlet berprestasi agar bisa menatap even-even besar lainnya seperti Kejurnas dan PON.
"Ini saatnya untuk kita meraih juara umum di POPDA nanti. Untuk Kejurda, untuk serius karena itu juga persiapan seleksi untuk Pra PON karena juga diselenggarakan di NTT," ujar dia.
"Intinya kita ikut dulu, kita serius, kita prioritas Kejurnas sehingga lebih banyak lagi kenshi kita mewakili NTT. tidak usah kita kuatir segala kekurangan yang ada," tambah Epi.
Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Belu, Maxi Mali mengatakan, untuk even POPDA NTT tahun 2025 di Kupang, Kabupaten Belu mengirim 129 atlet, 32 orang official dan manajer dari tujuh cabang olahraga (cabor) yakni Kempo, Silat, Karate, Atletik, Wushu, Taekwondo dan Tinju.
"Rencananya ada 8 cabor yang kita ikuti, tapi cabor Sepak Bola batal karena kabupaten yang terlibat hanya dua," kata dia.
Mali berpesan kepada para atlet, official dan manager untuk menjunjung tinggi sportivitas, harumkan nama Belu, menjaga kehormatan tanah Belu.
"Intinya berprestasi dengan kepada tegak. Menjunjung tinggi sportivitas, harumkan nama belu, jaga kehormatan tanah Belu. Bukan persoalan menang atau kalah tetapi proses yang jujur dan adil," ingat dia.
Seperti diketahui, Perkemi Belu baru saja menggelar even Open Border Tournament Shorinji Kempo antar daerah se Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Leste tahun 2025 pada akhir Agustus 2025 lalu.
Dalam kejuaraan yang berlangsung di GOR LA Bone Atambua mulai tanggal 21 sampai 23 Agustus 2025 tersebut, Kabupaten Belu mengirim dua kontingen yakni Belu A dan Belu B dan berhasil keluar sebagai juara umum.
Kontingen Belu A meraih juara Umum setelah berhasil meraih 42 medali yang terdiri dari : 19 Medali Emas, 15 Medali Perak 15 dan 8 Medali Perunggu.
Posisi juara dua diraih Kontingen Kota Kupang A yang meraih 41 medali dengan rincian, 16 medali emas, 16 Medali Perak dan Medali Perunggu 9.
Kontingen Kabupaten Malaka menempati posisi ketiga dengan raihan 28 medali antara lain, 8 Medali Emas, Medali Perak 6 dan 14 Medali Perunggu.