• Nusa Tenggara Timur

Dipanggil untuk Mengasihi : Misa Sulung RP. Stefanus Harkam, Cahaya Baru dari Karot

Wilibrodus Jatam | Jum'at, 01/08/2025 20:04 WIB
Dipanggil untuk Mengasihi : Misa Sulung RP. Stefanus Harkam, Cahaya Baru dari Karot Misa Sulung dan Syukuran Imam Baru, RP. Stefanus Harkam Nampung, OFM. di Gereja Paroki St. Fransiskus Assisi Karot pada Jumat (1/8/2025).

KATANTT.COM---Suasana penuh haru dan sukacita membalut Gereja Paroki St. Fransiskus Asisi Karot, Keuskupan Ruteng, Jumat (1/8/2025), dalam perayaan Misa Sulung dan Syukuran Imam Baru, Romo Pastor Stefanus Harkam Nampung, OFM. Ribuan umat hadir menyaksikan momen bersejarah ini, ketika putra asli Karot secara resmi memulai karya imamatnya dalam Ordo Fratrum Minorum (OFM).
 
Misa dipimpin langsung oleh RP. Stefanus, didampingi puluhan imam dari tarekat dan diosesan, serta disemarakkan dengan iringan koor merdu dan tarian liturgis dari muda mudi Paroki Karot. Atmosfer religius dan kekhidmatan menyatu dengan antusiasme umat yang hadir dari berbagai penjuru.
 
Dukungan Penuh Pemerintah: Imam Adalah Cahaya Bangsa
 
Hadir dalam perayaan ini, Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, menyampaikan salam dari Bupati Hery Nabit yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kontribusi Gereja Katolik dalam membentuk karakter dan nilai spiritual masyarakat.
 
"Imam bukan hanya pelayan altar, tetapi juga pelita moral di tengah masyarakat. Hari ini, Karot mempersembahkan satu lagi pahlawan iman. Kami bangga luar biasa," ujar Fabianus dengan penuh semangat.
 
Pater Bovan: Karot Adalah Ladang Panggilan
 
Pastor Paroki St. Fransiskus Asisi Karot, Pater Bonaventura Yulius Lelo, OFM, atau akrab disapa Pater Bovan, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya perayaan ini. Ia menyebut panggilan imamat Pater Stefanus sebagai buah dari doa dan semangat komunitas Karot yang tak pernah padam.
 
"Hari ini, Tuhan memetik buah dari ladang Karot. Semoga setelah Stefanus, akan hadir Stefanus-Stefanus lain yang siap melayani Gereja dan dunia," tuturnya.
 
Ia juga menginformasikan bahwa hingga kini, Paroki Karot telah melahirkan 25 imam, tiga di antaranya berasal dari Tarekat OFM.
 
Pesannya kepada kaum muda begitu kuat: jangan takut menanggapi panggilan hidup religius. Gereja butuh jiwa-jiwa berani, dan keluarga Katolik adalah tempat panggilan itu disemai.
 
Imam Baru: "Saya Dipanggil untuk Mengasihi"
 
Dalam sambutannya yang menggetarkan hati, RP. Stefanus menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada keluarga, umat, para imam, dan semua pihak yang telah mendukung perjalanannya.
 
“Saya berdiri di sini bukan karena saya hebat, tapi karena kasih Allah dan doa dari banyak orang. Moto tahbisan saya, `Aku telah mengasihi kamu,` menjadi dasar hidup imamat saya. Saya mohon doa agar saya tetap setia sampai akhir,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
 
Perjalanan Panggilan: Dari Pagal Menuju Dunia
 
PR. Stefanus memulai perjalanan panggilan imamatnya pada tahun 2015 sebagai postulan di Biara St. Yoseph Pagal, lalu melanjutkan formasi di berbagai rumah OFM termasuk di Depok dan Jakarta. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 11 Juli 2025 oleh Mgr. Aloysius Murwito, OFM, di Gereja St. Paulus Depok.
 
Anak ketiga dari pasangan Nobertus Nampung dan Matildis Mena merupakan keluarga sederhana yang sarat nilai iman dan kerja keras, RP. Stefanus kini siap diutus ke mana pun dibutuhkan, mewartakan Injil dan cinta kasih Kristus.
 

FOLLOW US