• Nusa Tenggara Timur

Diguyur Hujan Sepekan, Akses Jalan Menuju Laktutus Amblas

Yansen Bau | Rabu, 12/02/2025 13:08 WIB
Diguyur Hujan Sepekan, Akses Jalan Menuju Laktutus Amblas (dok.ist) Ruas jalan menuju Laktutus, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL amblas.

KATANTT.COM---Curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Belu dalam sepekan terakhir mengakibatkan ruas jalan menuju Laktutus, Kecamatan Nanaet Duabesi amblas.

Titik kerusakan jalan utama yang terancam putus akibat tanah amblas terletak di Dusun Fatumalakan B, Desa Nanaet wilayah Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.

Kondisi jalan yang mengalami kerusakan dan amblas akibat tergerusnya tanah diperkirakan mencapai 50 meter dengan kedalaman amblas sekira satu setengah meter.

Akibatnya, jalan tersebut lumpuh total yang membuat warga di sejumlah wilayah desa di Kecamatan tersebut tidak bisa melewati jalannya menggunakan semua jenis kendaraan dikarenakan akses jalan yang amblas.

Diketahui, akses transportasi jalan itu dapat menghubungkan beberapa wilayah Desa di Kecamatan Nanaet Dubesi dengan pusat kota Atambua. Bahkan sebagai penghubung Sabuk Merah menuju Kabupaten Malaka dan perbatasan RI-RDTL.

Dami Bau salah seorang warga warga Nanaet menuturkan, kondisi jalan tersebut saat ini telah putus akibat longsor yang disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi beberapa pekan terakhir ini.

Akibat kerusakan itu, warga di wilayah Laktutus mengeluh karena semua aktivitas mobilisasi warga tidak dapat diakses jalan melalui jalur itu yang selama ini sebagai jalur satu-satu akses jalan yang jarak tempuhnya lebih dekat dengan biaya yang lebih murah.

Akui Dami, setiap tahun akses jalan tersebut sering longsor saat musim penghujan. Meski telah ditimbun akan tetapi kembali amblas jalanya. Karena itu kita minta kepada Pemerintah melalui Dinas PU untuk tangani secara serius dan lebih baik lagi dalam menangani kerusakan jalan.

"Sehingga warga tidak mengeluh lagi tiap tahun. Apalagi saat ini masyarakat tidak bisa akses lagi karena longsor makin parah," kata dia, Rabu (12/2/2025).

Jelas Dami, akses jalan tersebut selain menghubungkan beberapa wilayah desa di Kecamatan Nanaet Dubesi yakni, Desa Nanaet, Fohoeka dan desa Nanaet juga merupakan akses jalan yang menghubungkan jalan sabuk merah perbatasan RI-RDTL.

"Jalan rusak begini kendaraan motor maupun mobil yang bawa hasil bumi mau ke pasar atau kota harus ikut akses jalan lain yang jarak tempuhnya jauh dan biaya transportasinya lebih mahal," sebut dia.

Warga Laktutus meminta agar pemerintah segera melakukan upaya penanganan sehingga akses jalan tersebut dapat dimanfaatkan kembali sehingga masyarakat tidak merasa terisolir juga dapat membantu masyarakat dalam biaya transportasi.

FOLLOW US