(dok.istimewa) salah satu rumah di komplek LP3T, Dusun Webutak, Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL diserang sekelompok pemuda pada Selasa (12/11/2024) malam.a
KATANTT.COM---Sejumlah rumah milik warga di komplek LP3T, Dusun Webutak, Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL diserang sekelompok pemuda pada Selasa (12/11/2024) sekira pukul 19.00 Wita.
Akibat penyerangan itu, dua unit rumah milik warga mengalami rusak berat dan separuh terbakar. Namun beruntung dalam insiden penyerangan tersebut tidak ada korban jiwa karena pemilik rumah sedang tidak berada di rumahnya.
Abilio salah satu korban yang rumahnya dirusak menuturkan, pada saat kejadian dirinya sedang mengikuti acara resepsi pernikahan sepupu saya di Dusun Aubulak, Desa Tasaen.
"Kemudian saya diberitahu oleh teman dan tetangga bahwa ada penyerangan di komplek dan rumah saya hancur, sementara saya tidak tahu apa penyebabnya," ujar dia.
Senada korban lainnya Tyson menyampaikan, saat kejadian dirinya berada di rumahnya dan tiba-tiba mendengar suara teriak disertai lemparan batu ke rumahnya. Dirinya langsung bergegas membawa istri dan anaknya pergi dari rumah.
"Saya sedang baring sama anak saya dan istri, tiba-tiba ada suara teriakan orang banyak di luar sambil melempar rumah saya, akhirnya saya cepat-cepat membawa anak dan istri pergi ke rumah ipar saya, kemudian saya balik lagi dan rumah saya sudah hancur," terang dia.
Sementara itu satu orang saksi lainnya juga menjelaskan bahwa dari sekian pelaku yang telah terlapor, salah satunya berprofesi sebagai seorang guru dan mengajar di SD Tali Oan, Desa Rafae.
"Mereka semua ini salah satunya adalah berprofesi sebagai guru yang saat ini sedang mengajar di salah satu SD Tali Oan Desa Rafae, kecamatan Raimanuk," kata dia.
Kejadian tersebut langsung dilaporkan Ke polres Belu, dengan beberapa pelaku yang sempat warga kenal diantaranya, Rendy, Emes, Asengko, Ary, Hans, Dus Laka, Frans, Rio, Dodi.
"Mereka ini kebetulan masih satu desa, dan itu yang kami lihat malam tadi," jelas beberapa orang saksi yang enggan menyebutkan nama mereka.
Terpisah, Kapolres Belu, AKBP Benny Miniani Arief dikonfirmasi media, Rabu (13/11/2024) menyampaikan, dini hari tadi langsung warga yang menjadi korban buatkan laporan dan ada saksi yang di ambil keterangan.
"Siang ini juga infonya ada warga lagi yang akan memberikan keterangan," ujar dia.