• Nusa Tenggara Timur

Klaim Jago Eksekusi Program di Lapangan, Paket Siaga Janji Rangkul Paket No 1 & Paket No 2

Reli Hendrikus | Selasa, 24/09/2024 11:52 WIB
Klaim Jago Eksekusi Program di Lapangan, Paket Siaga Janji Rangkul Paket No 1 & Paket No 2 Simoen Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu

KATANTT.COM--Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu, tampil memukau di panggung yang disiapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT, Senin (23/9/2024).

Saat mengikuti tahapan pengambilan nomor urut bagi pasangan calon Gubernur dan Wagub NTT, sang jenderal TNI AD bintang satu ini memanfaatkan moment yang diselenggarakan di kantor KPU NTT Jalan Polisi Militer, Kota Kupang ini dengan cukup sempurna.

Bagaimana tidak! Saat KPU NTT memberi waktu pada setiap pasangan untuk tampil dan memberikan sambutan untuk menjelaskan konsep dan gagasan mereka dalam memajukan NTT.

Simon Petrus Kamlasi, calon dari Paket Siaga, yang diberikan kesempatan untuk berbicara terakhir, mengundang kagum ratusan tamu undangan yang hadir. Rupanya Simon, sang jenderal bintang satu ini cerdas manfaatkan moment ini.

Simon Petrus Kamlasi yang biasa disapa SPK berhasil menyampaikan pernyataan yang mengundang antusiasme dari para pendukungnya. Ia menegaskan bahwa SIAGA memiliki keunggulan utama: komitmen pada eksekusi program.

“Jadi, bagi kami angka tiga ini luar biasa. Kami berada di urutan terakhir sehingga bisa mengetahui kekuatan lawan,”tegas Simon ringan, disambut tepuk sorak seluruh yang hadir. Mereka tak menyangka, Simon yang selama ini dikira berwatak keras itu sangat komunikatif dan pandai berbicara.

“Baik juga, terakhir dan kita bisa tau Semua konten telah dibicarakan tadi. Saya ingin menekankan bahwa apa yang baik dari Paslon 1 dan Paslon 2 adalah gagasan yang juga baik bagi saya. Namun, saya ingin menambahkan satu hal yang menjadi keunggulan SIAGA; kami adalah jago eksekusi. Ide dan gagasan itu penting, tetapi eksekusi juga lebih penting,” ungkapnya.

Simon juga memberikan sindiran kepada lawan-lawannya, dimana dia menyebut bahwa Paslon 1 memiliki ide, Paslon 2 memiliki gagasan, dan Paslon 3, yaitu dirinya, adalah eksekutor yang handal.

SPK bukanlah sosok baru di dunia publik. Sebagai pensiunan Brigadir Jenderal TNI, ia dikenal luas berkat kemampuannya dalam membangun teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti pompa hidram yang sangat membantu dalam mengatasi krisis air. Ide dan gagasannya ini kini dipakai oleh institusi TNI dalam programnya TNI Manunggal Air.

Berkat dedikasi dan kepeduliannya terhadap masyarakat, Simon bahkan menerima penghargaan dari MURI.

 Seperti dilansir, KPU NTT menggelar pleno penarikan nomor urut. Tiga pasangan calon gubernur yang mendaftar adalah Ansy Lema-Jane Natalia Suryanto yang mendapatkan nomor urut 1, Melki Laka Lena-Jonhi Asadoma yang memperoleh nomor urut 2, dan Simon Petrus Kamlasi yang mendapat nomor urut 3.

Pengambilan nomor urut ini ikut disaksikan oleh seluruh pimpinan partai pendukung, tim pemenangan serta ratusan warga. *

FOLLOW US