KATANTT.COM--Sejumlah kepala keluarga di Desa Daleholu, Desa Inaoe dan Desa Dodaek, Kecamatan
Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, sudah lama bermimpi menikmati listrik.
Bertahun-tahun warga di pulau terselatan NKRI ini masih hidup dalam kegelapan karena ketiadaan listrik. Namun mimpi mereka mendapatkan layanan listrik akhirnya terwujud setelah Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono turun tangan.
Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono menginisiasi pemasangan listrik secara gratis bagi delapan rumah warga di Kecamatan
Rote Selatan. Selama bertahun tahun, warga menjalani hidup dalam kegelapan. Anak-anak pun belajar hanya mengandalkan lampu minyak di malam hari.
Ketiadaan biaya pemasangan listrik menjadi kendala bagi delapan warga kurang mampu yang tinggal di Desa Daleholu, Desa Inaoe dan Desa Dodaek, Kecamatan
Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao.
Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono kemudian memfasilitasi agar listrik terpasang secara gratis di rumah Imanuel Abanat, Yabes Malelak dan Marteda Tefa di Desa Daleholu.
Kemudian di rumah Saulus Malelak Nggi, Herman Malelak Nggi dan Anis Fanggidae di Desa Inaoe serta rumah Anaci Saku dan Romanti Kadek di Desa Dodaek.
"Sudah selesai pemasangan jaringan listrik gratis di rumah warga kurang mampu yang saya cari, saya rekomendasikan dan saya mohonkan bantuan ke pihak
PLN Rote untuk dipasang listrik secara gratis," ujar Kapolres Rote Ndao, Senin (23/9/2024).
Beberapa waktu lalu, Mardiono bersama pihak
PLN telah berkeliling melakukan survey di beberapa rumah warga di wilayah
Rote Selatan. Kemudian ditentukan bersama ada 8 rumah warga kurang mampu yang akan dipasang listrik secara gratis.
"Alhamdulillah telah selesai semua dikerjakan. Senang, mimpi mereka, anak - anak mereka belajar jadi nyaman, telah terwujud dan semoga mereka bisa menjalani hidup ini dengan lebih baik, terima kasih
PLN," ujar Mardiono.
Kapolsek
Rote Selatan, Ipda Andi Elim yang selama pekerjaan pemasangan jaringan listrik di rumah warganya selalu mendampingi dan membantu petugas
PLN bersama para Bhabinkamtinmas Polsek mengatakan bahwa ada delapan rumah warga kurang mampu yang mendapat pemasangan
"Betul, kami diperintahkan oleh Bapak Kapolres untuk membantu dan mendampingi petugas
PLN untuk memasang jaringan listrik gratis di sini. Ya, kami punya kendaraan operasional Polsek juga anggota jadi kami bantu mobilisasi peralatan yang digunakan untuk memperlancar proses pekerjaan petugas
PLN," ujar Andi Elim.
Ia mengakui kalau tugas dari Kapolres ini mulia membantu dalam rangka membantu sesama. "Sehingga kapanpun dibutuhkan untuk membantu masyarakat khususnya warga
Rote Selatan, kami pasti laksanakan dengan sepenuh hati. Tadi kami juga serahkan bantuan sedikit sembako mudah mudahan bermanfaat," ujarnya.
Sementara Manager
PLN ULP Rote Ndao, Dwi Prasetyo Utomo menjelaskan bahwa
Polres Rote Ndao telah mengajukan permohonan beberapa nama warga untuk rumahnya dipasang listrik secara gratis oleh
PLN.
"Kami penuhi permohonan Pak Kapolres itu melalui program yang namanya TJSL yaitu Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, inisiatif dari PT Perusahaan
Listrik Negara (
PLN) sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan wilayah kerja," jelasnya.
Ia mengaku senang dengan hadirnya anggota
Polres Rote Ndao. "Maka program yang bertujuan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan sosial, serta memberikan manfaat positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi
PLN ini dapat berjalan dengan sangat lancar dan yang paling penting adalah bisa tepat sasaran," tandasnya.
Delapan warga yang memperoleh bantuan pemasangan meteran listrik gratis telah diseleksi, dikaji dan diputuskan. Mereka merupakan warga kurang mampu yang tidak memiliki biaya untuk memasang listrik.
Selama bertahun-tahun mereka hidup dengan kondisi rumah gelap tanpa listrik dan hanya menggunakan lampu minyak saja. Sementara rumah warga di sekitar mereka telah terpasang jaringan listrik. Kini mereka juga telah menikmati jaringan listrik, setelah selama bertahun tahun warga ini memimpikan bisa ada listrik di rumahnya.