Ketua Komite Keamanan dan Keselamatan Bandar Udara A.A Bere Tallo Atambua, Yulius Kismono saat membuka kegiatan rapat Komite Keamanan dan Keselamatan Bandara di terminal Bandara Atambua, Kabupaten Belu, Kamis (18/7/2024)
KATANTT.COM---Kantor Unit Penyelanggara Bandara Udara (KUPBU) A.A Bere Tallo Atambua menggelar rapat Komite Keamanan dan Keselamatan Bandar Udara.
Rapat tersebut berlangsung di terminal Bandar Udara A.A Bere Tallo Atambua di Haliwen, Kabupaten Belu wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, Kamis (18/7/2024) pagi.
Ketua Komite Keamanan dan Keselamatan Bandar Udara A.A Bere Tallo Atambua, Yulius Kismono menyampaikan, Rapat Komite Keamanan dan Keselamatan Bandar Udara yang diselenggarakan saat ini adalah amanah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 39 Tahun 2024 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional, dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 95 Tahun 2021 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil bagan 139 tentang Bandar Udara.
"Untuk dapat menjalankan amanah Undang-Undang tersebut, perlu adanya suatu kolaborasi dukungan dan kerjasama dari instansi-instansi internal maupun diluar bandara yang diwadahi dan terbentuk dalam Komite Keamanan dan Keselamatan Bandar Udara," ujar Yulius dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatannya.
Dijelaskan, Komite Keamanan dan Keselamatan Bandar Udara A.A Bere Tallo Atambua bertujuan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, kelancaran, keteraturan dan efisiensi penerbangan sipil di Indonesia yang berdampak pada pemberian perlindungan terhadap penumpang, personel pesawat udara, para petugas di darat, pesawat udara, instalasi di Bandara, operator pesawat udara dan masyarakat umum serta tindakan melawan hukum.
Yulius yang juga sebagai Kepala Bandara A.A Bere Tallo Atambua itu berharap, rapat Komite Keamanan dan Keselamatan Bandar Udara saat ini merupakan sebuah langkah yang berkesinambungan dalam mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan sarana koordinasi dan komunikasi antar instansi, terkait peningkatan prosedur dan langkah-langkah untuk mewujudkan keamanan dan keselamatan penerbangan di Bandara A.A Bare Talio Atambua.
"Sebagai Ketua Komite, saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi kehadiran para undangan sekalian serta kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan acara hari ini. Semoga jerih payah kita berdampak pada terwujudnya keamanan dan keselamatan penerbangan yang lebih baik di Bandara A.A Bere Tallo Atambua," pungkas Yulius.
Hadir dalam rapat itu, Asisten III Setda Belu mewakili Bupati Belu, Kasdim Belu, Perwira mewakili Kapolres Belu, Kasi Keamanan Penerbangan dan Pelayanan Darurat Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Kepala Seksi Pengoperasian Bandar Udara Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Inspektor Keamanan Kantor Otoritas Bandara Udara Wilayah IV, Direktur RSUD Gabriel Manek Atambua, Kepala Dinas Kesehatan Belu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Belu, Kepala Dimas Kominfo Belu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Belu, Kepala BPBD Belu, Kepala Unit Siaga SAR Atambua, Pimpinan PMI Belu, Kepala Unit Airnav Atambua, Kepala Cabang BMKG Atambua, Kepala Puskesmas Haliwen, DAMKAR Belu.
Station Manager Wings Air Atambua, Koordinator Ground Handling PT. Timor Nusa Dirgantara Atambua, Kepolisian Subsektor KP3 Bandara, Komandan Pos Perwakilan TNI Angkatan Udara Lanud Eltari Kupang serta para Protokol TNI/Polri yang bertugas di Bandara A.A Bere Tallo Atambua.